mahasiswa kkn upnvjt dorong literasi digital sejak dini lewat edukasi di sdn mayangkawis 2 - News | Good News From Indonesia 2026

Mahasiswa KKN UPNVJT Dorong Literasi Digital Sejak Dini Lewat Edukasi di SDN Mayangkawis 2

Mahasiswa KKN UPNVJT Dorong Literasi Digital Sejak Dini Lewat Edukasi di SDN Mayangkawis 2
images info

Edukasi Literasi Digital oleh KKN UPNVJT di SDN Mayangkawis 2 | Sumber: Dokumentasi Pribadi


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 33 Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur (UPNVJT) mendorong kemampuan literasi digital sejak dini melalui kegiatan edukasi bagi siswa Sekolah Dasar (SD) di Desa Mayangkawis, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro. Edukasi yang dirancang secara interaktif ini digelar pada Selasa (28/7/2026), di SDN Mayangkawis 2.

Kegiatan ini hadir dengan dilatarbelakangi kebijakan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro yang menetapkan literasi digital sebagai salah satu muatan lokal usulan daerah mulai tahun ajaran 2023/2024. Muatan lokal tersebut diterapkan sebagai upaya membekali peserta didik sejak dini dengan kemampuan memanfaatkan teknologi digital secara aman, kritis, kreatif, dan bertanggung jawab di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.

Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Kelompok 33 berupaya mendukung implementasi kebijakan tersebut dengan menghadirkan pembelajaran yang lebih interaktif dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar. Edukasi yang digelar tidak hanya berfokus pada kemampuan menggunakan perangkat digital, tetapi juga menanamkan kesadaran akan pentingnya etika bermedia, menjaga data pribadi, mengenali informasi palsu atau hoaks, serta memanfaatkan internet sebagai sarana belajar dan mengembangkan kreativitas.

baca juga

Kegiatan ini diikuti lebih dari 100 siswa SDN Mayangkawis 2 yang berasal dari seluruh kelas. Materi disampaikan melalui presentasi interaktif, pemutaran video edukasi, permainan (games), diskusi, serta sesi tanya jawab sehingga siswa dapat memahami materi dengan lebih mudah dan menyenangkan. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya siswa yang aktif menjawab pertanyaan, berdiskusi, hingga berbagi pengalaman mereka saat menggunakan gawai maupun internet dalam kehidupan sehari-hari.

Pihak SDN Mayangkawis 2 menyambut baik pelaksanaan edukasi literasi digital yang diinisiasi oleh mahasiswa KKN Kelompok 33 UPN Veteran Jawa Timur. Menurut pihak sekolah, materi yang disampaikan selaras dengan implementasi muatan lokal literasi digital di Bojonegoro dan mampu memperkuat pemahaman siswa melalui metode pembelajaran yang interaktif serta menyenangkan.

Siska Aprilia, salah seorang guru di SDN Mayangkawis 2, mendukung penuh pelaksanaan edukasi ini. Menurutnya, edukasi ini penting karena teknologi saat ini telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari siswa, baik untuk belajar maupun berkomunikasi.

"Siswa-siswi di sini meskipun masih berada pada jenjang sekolah dasar, mereka sudah banyak yang menggunakan telepon genggam maupun internet. Sayangnya, tidak semua siswa ini sudah memahami bagaimana menggunakan teknologi ini secara bijak dan bertanggungjawab," jelas Siska.

Selain itu, Siska juga berharap lewat adanya edukasi literasi digital ini siswa dapat memanfaatkan teknologi lebih baik dan bertanggungjawab. Ia turut menyebutkan agar edukasi ini dapat menghindarkan siswa dari dampak negatif penggunaan teknologi secara berlebihan serta membantu meningkatkan kesadaran seluruh warga sekolah.

baca juga

"Harapan kami mungkin setelah adanya edukasi ini siswa-siswi kami memiliki pengetahuan dan keterampilan lebih dalam menggunakan teknologi secara aman, sehat, dan bertanggungjawab. Kami juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran seluruh warga sekolah, termasuk guru dan juga orang tua sehingga tercipta lingkungan yang mendukung penguasaan teknologi secara positif," tambahnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Kelompok 33 UPN Veteran Jawa Timur berharap edukasi literasi digital tidak hanya menjadi kegiatan sosialisasi sesaat, tetapi juga mampu menumbuhkan budaya bermedia digital yang aman dan bertanggung jawab di lingkungan sekolah. Dengan sinergi antara mahasiswa, sekolah, dan orang tua, siswa diharapkan dapat memanfaatkan teknologi sebagai sarana belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi diri tanpa mengabaikan etika serta keamanan di ruang digital.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

KG
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.