mengenang teungku nyak sandang tokoh aceh penyumbang dana pesawat pertama ri - News | Good News From Indonesia 2026

Mengenang Teungku Nyak Sandang, Tokoh Aceh Penyumbang Dana Pesawat Pertama RI

Mengenang Teungku Nyak Sandang, Tokoh Aceh Penyumbang Dana Pesawat Pertama RI
images info

Mengenang Teungku Nyak Sandang, Tokoh Aceh Penyumbang Dana Pesawat Pertama RI


Teungku Nyak Sandang, sosok dermawan yang namanya terukir dalam sejarah awal penerbangan Indonesia, telah berpulang.

Beliau meninggal dunia di kediamannya di Desa Lhuet, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, pada Selasa (7/4/2026) pukul 12.20 WIB. Kepergiannya begitu mendadak, tidak ada keluhan sakit sebelumnya, dan aktivitas sehari-harinya pun masih berjalan seperti biasa hingga hari-hari terakhir.

Cucunya, Athaillah, membenarkan kabar tersebut. "Benar, beliau meninggal dunia sekitar pukul 12.00 WIB di rumah. Sebelumnya tidak ada keluhan sakit," katanya.

Donatur di Balik Pesawat Pertama Indonesia

Sebelum bicara soal siapa Nyak Sandang sebagai manusia, penting dulu untuk memahami apa yang pernah ia lakukan untuk bangsa ini, karena inilah yang membuat namanya layak dikenang sepanjang masa.

Nyak Sandang adalah salah satu donatur pembelian Seulawah RI-001, pesawat pertama yang dimiliki Republik Indonesia. Di masa-masa awal kemerdekaan, ketika negara ini belum punya apa-apa, rakyat Aceh bangkit bersama-sama. Mereka menyumbangkan harta pribadi, termasuk emas dan perhiasan, demi membantu perjuangan republik yang baru lahir.

Nyak Sandang adalah salah satu dari mereka. Ia rela melepas emasnya, bukan untuk kepentingan diri sendiri, tapi demi sesuatu yang jauh lebih besar.

Dari Emas Rakyat Aceh, Lahirlah Seulawah RI-001

Dana yang terkumpul dari sumbangan rakyat Aceh itulah yang kemudian digunakan untuk membeli sebuah pesawat Dakota. Pesawat inilah yang dikenal sebagai Seulawah RI-001, pesawat pertama milik Republik Indonesia yang dimanfaatkan untuk kepentingan diplomasi dan perjuangan Indonesia di mata dunia.

Dan ceritanya tidak berhenti di situ. Seulawah RI-001 ternyata bukan sekadar pesawat bersejarah, ia adalah cikal bakal dari Garuda Indonesia, maskapai kebanggaan nasional yang sampai hari ini masih membawa jutaan penumpang melintas di langit Indonesia dan dunia.

Kini, setiap kali pesawat Garuda mengudara, di sana ada sedikit jejak pengorbanan Nyak Sandang dan rakyat Aceh yang rela berkorban tanpa pamrih.

Sederhana, Tapi Dampaknya Begitu Luar Biasa

Yang membuat kisah Nyak Sandang terasa begitu istimewa bukan hanya soal besarnya kontribusi, tapi soal caranya berkorban. Tulus, tanpa pamrih.

Dalam kesehariannya, beliau dikenal sebagai pribadi yang sederhana dan rendah hati. Tidak pernah membanggakan jasanya sendiri, meski apa yang ia lakukan punya dampak yang terus terasa sampai generasi sekarang.

Di zaman yang kerap menonjolkan pencitraan, Nyak Sandang justru menjadi pengingat bahwa pengabdian yang sesungguhnya tidak selalu butuh sorotan. Apa yang beliau lakukan adalah bentuk amal terbaik, yang tidak hanya bermanfaat bagi sesama, tapi juga terus mengalir pahalanya.

Warisan itu tidak ikut pergi hari ini.

Selamat jalan, Tengku Nyak Sandang. Langit Indonesia menyimpan namamu.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Meita Astaningrum lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Meita Astaningrum.

MA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.