nama magdalena fridawati jadi varietas cabai super pedas ipb tingkat kepedasan tembus 500000 shu lampaui cabai rawit - News | Good News From Indonesia 2026

Nama Magdalena Fridawati Jadi Varietas Cabai Super Pedas IPB: Tingkat Kepedasan Tembus 500.000 SHU, Lampaui Cabai Rawit

Nama Magdalena Fridawati Jadi Varietas Cabai Super Pedas IPB: Tingkat Kepedasan Tembus 500.000 SHU, Lampaui Cabai Rawit
images info

Nama Magdalena Fridawati Jadi Varietas Cabai Super Pedas IPB: Tingkat Kepedasan Tembus 500.000 SHU, Lampaui Cabai Rawit


Nama seorang food vlogger, Magdalena Fridawati, disematkan pada salah satu varietas cabai hasil penelitian akademik. Nama varietas cabainya adalah Magda IPB.

Magdalena sendiri tidak nyana namanya akan diabadikan dalam varietas cabai. Apalagi, cabai ini adalah varietas cabai terpedas. Ia membagikan kabar itu lewat media sosial.

“Namaku resmi jadi nama cabai super pedas, Cabai MAGDA IPB! Auto jadi best moment di 2026. Terima kasih Prof @muhsyukur72 dan tim peneliti dari IPB,” tulis Magda.

Varietas Magda IPB merupakan buah dari usaha riset panjang yang dipimpin oleh Muhammad Syukur, Guru Besar di Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor.

Mengutip keterangan dari IPB, Prof. Syukur telah meneliti berbagai varietas cabai selama tujuh tahun terakhir. Fokusnya bukan hanya rasa pedas, tetapi juga produktivitas, ketahanan tanaman, dan karakter unik tiap varietas.

Kawan, varietas dalam ilmu pertanian adalah kelompok tanaman yang memiliki sifat khas dan konsisten. Jika dikaitan dengan cabai, berarti menyangkut tingkat kepedasan, bentuk, atau ketahanan terhadap penyakit.

Varietas dihasilkan melalui proses pemuliaan tanaman. Proses ini dilakukan dengan cara menyeleksi tanaman terbaik, kemudian menyilangkan atau menanam ulang, dan mengulangi seleksi tersebut selama beberapa generasi hingga diperoleh sifat yang stabil.

Dengan demikian, varietas merupakan hasil seleksi untuk mendapatkan tanaman dengan karakter unggul yang dapat dipertahankan.

baca juga

Seberapa Pedas Cabai Magda IPB Ini?

Magda IPB bukan layaknya cabai biasa. Warnanya kuning dan bentuknya disebut mirip Scotch bonnet pepper, cabai khas Karibia yang terkenal pedas dan aromatik.

Tapi yang lebih menarik, cabai Magda IPB ini disebut punya rasa pedas lima kali lipat dibanding cabai rawit.

Padahal, cabai rawit dikenal memiliki tingkat kepedasan tinggi karena kandungan capsaicin-nya. Capsaicin adalah senyawa yang memicu sensasi panas di mulut.

Prof. Syukur menyebut tingkat kepedasan Magda IPB mencapai lebih dari 350.000 Scoville Heat Units (SHU). Sementara itu, cabai rawit hanya berkisar 50.000 – 100.000 SHU.

SHU adalah ukuran untuk melihat seberapa tinggi tingkat rasa pedas sebuah cabai. Semakin tinggi nilainya, semakin kuat sensasi panas yang terasa di mulut.

“Ini cabai super pedas, yang kepedasannya sampai 350.000–500.000 Scoville Heat Units (SHU).”

Jika klaim ini benar setelah uji resmi, Magda IPB bisa masuk kategori cabai ekstrem.

baca juga

Baru Diperkenalkan, Belum Bisa Ditanam

Meski sudah diperkenalkan, Magda IPB belum bisa ditanam bebas oleh masyarakat.

“Jika sudah lepas varietas, aku segera infokan!” katanya.

Lepas varietas berarti varietas tersebut sudah melalui uji resmi dan diakui pemerintah. Setelah itu, benihnya boleh diedarkan secara luas

Tapi, walaupun belum secara resmi dirilis, beberapa sampel sudah dibagikan ke lingkaran kecil, termasuk sesama food vlogger.

Tanboy Kun yang terkenal dengan konten makan ekstrem pun ikut mencicipi.

“Enak sih, ini lebih ada flavornya,” kata Tanboy Kun.

baca juga

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aslamatur Rizqiyah lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aslamatur Rizqiyah.

AR
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.