Simon Grayson adalah asisten pelatih Timnas Indonesia yang berasal dari Inggris. Sebelum menangani skuad Garuda, ia terlebih dulu berkarier di berbagai tim, termasuk dengan menangani Leeds United dan Sunderland.
Grayson didatangkan Timnas Indonesia jelangFIFA Series 2026 yang akan digelar pada akhir Maret ini. Ia bertugas mendampingi John Herdman selaku pelatih kepala Timnas Indonesia.
"Saya senang bisa bergabung dengan tim nasional Indonesia sebagai asisten pelatih untuk pertandingan yang akan datang di agenda FIFA melawan Bulgaria dan Saint Kitts dan Nevis di Jakarta," demikian petikan pesan Grayson yang disampaikannya melalui media sosial.
Bulgaria dan Saint Kitts dan Nevis memang jadi tim yang juga akan ambil bagian dalam FIFA Series 2026 bersama Indonesia. Selain itu, ada pula Kepulauan Solomon. Berdasarkan jadwal, Timnas Indonesia akan menghadapi Saint Kitts dan Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Jumat (27/3/2026). Pada hari tersebut tim nasional Bulgaria akan bertanding melawan Kepulauan Solomon.
Sesuai format FIFA Series, pemenang masing-masing laga akan saling berhadapan dalam partai final yang digelar pada Senin (30/3/2026).
Grayson datang ke Indonesia dan menyambutFIFA Series 2026 dengan pengalaman panjangnya sebagai pelatih. Ia telah berkiprah sejak 2004 dan juga pernah merasakan melatih di Asia.
Rekam Jejak Simon Grayson Sang Asisten Pelatih Timnas Indonesia
Sebagaimana banyak pelatih lainnya, Grayson mengawali karier di dunia sepak bola sebagai seorang pemain. Saat muda, ia menimba ilmu di tim muda Leeds United, di mana momen itu terjadi pada era 1980-an.
Saat beranjak ke level senior, Grayson tidak hanya merumput di Leeds United, melainkan juga di sejumlah klub lain. Leicester City, Aston Villa, Sheffield Wednesday, hingga Blackburn Rovers adalah sebagian klub yang pernah dibelanya.
Grayson mengakhiri karier sebagai pemain pada musim 2005-2006 dengan Blackpool sebagai klub terakhirnya. Di Blackpool pula, ia memulai kiprahnya sebagai pelatih.
Pria kelahiran 16 Desember 1969 itu mulai melatih bersama Blackpool U-18 pada tahun 2004. Setahun berselang, ia pun dipromosikan ke tim senior dan bertahan di sana hingga 2008.
Setelah meninggalkan Blackpool, Grayson beralih melatih Leeds United, Huddersfield Town, Preston North End, Sunderland, dan Bradford. Sempat pula ia kembali ke Blackpool pada 2019 sebelum kemudian hijrah lagi ke Fleetwood Town.
Dari Fleetwood Town, Grayson mencoba peruntungannya di India dengan melatih Bengaluru FC pada 2022, juga Lalitpur City pada 2025 lalu.
Meski tidak lama, Grayson mendapat pengalaman melatih tim Asia bersama dua klub India tersebut. Pada 2025 pula Grayson memutuskan untuk menyudahi petualangannya di India dan pulang kampung untuk melatih Hartlepool.
Sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia, Grayson menjabat sebagai penasihat klub asal Irlandia, Cork City. Kini di Timnas Indonesia, ia pun menyambut gembira perjalanan barunya.
"Saya sangat menanti untuk bekerja bersama pelatih kepala John Herdman dan stafnya. Pengalaman baru ini adalah hal yang saya cari-cari untuk saat ini setelah sangat lama melatih terutama di Inggris," katanya.


