pulau kawio di kabupaten kepulauan sangihe ini punya salah satu gunung api bawah laut tertinggi di dunia - News | Good News From Indonesia 2026

Pulau Kawio di Kabupaten Kepulauan Sangihe Ini Punya Salah Satu Gunung Api Bawah Laut Tertinggi di Dunia

Pulau Kawio di Kabupaten Kepulauan Sangihe Ini Punya Salah Satu Gunung Api Bawah Laut Tertinggi di Dunia
images info

Pulau Kawio di Kabupaten Kepulauan Sangihe Ini Punya Salah Satu Gunung Api Bawah Laut Tertinggi di Dunia


Ada yang pernah mendengar Pulau Kawio? Pulau Kawio merupakan pulau terluar Indonesia yang berada di Laut Sulawesi dan berbatasan dengan Filipina.

Luasnya hanya sekitar 0,9 km2. Secara administratif, Pulau Kawio sebenarnya adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Kepulauan Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara.

Pulau Kawio adalah satu dari 111 pulau kecil terluar di Indonesia berdasarkan Keppres Nomor 6 Tahun 2017 tentang Penetapan Pulau-Pulau Kecil Terluar. Pulau ini begitu strategis karena berbatasan dengan Filipina.

Selain itu, wilayah perairan Pulau Kawio juga unik karena menyimpan berkat alam yang luar biasa. Terdapat sebuah gunung api bawah laut yang disebut merupakan salah satu yang tertinggi di dunia, Gunung Kawio Barat.

Pulau Mungil Garda Terdepan Indonesia

Bersama dengan Pulau Marore dan beberapa pulau kecil lainnya, Pulau Kawio menjadi salah satu wilayah perbatasan yang sangat strategis. Wilayah ini dipantau oleh aparat demi menjaga kedaulatan dan keamanan dari ancaman ilegal, seperi illegal fishing.

Pulau ini sangat terpencil. Akses menuju daratan utama di ibu kota Kepulauan Sangihe juga cukup jauh. Satu-satunya akses transportasi yang bisa digunakan menuju pulau mungil ini adalah melalui jalur laut dengan menggunakan perahu atau kapal.

Pulau Kawio juga sudah dialiri oleh listrik sejak 2020. Program Listrik Desa yang digencarkan PT PLN (Persero) saat itu merupakan salah satu cara untuk meningkatkan rasio elektrifikasi dan pemerataan pembangunan bagi masyarakat daerah 3T (terluar, terdepan, tertinggal).

baca juga

Gunung Kawio Barat: Gunung Api Bawah Laut Tertinggi di Dunia

Gambaran kawio barat yang dipublikasikan NOAA
info gambar

Gambaran kawio barat yang dipublikasikan NOAA


Terletak di perairan Sangihe, Talaud, Sulawesi Utara, Gunung Kawio Barat diklaim menjadi salah satu gunung api bawah laut tertinggi di dunia. Gunung ini berdiri menjulang setinggi kurang lebih 3.540 meter dari dasar laut.

Data yang dipublikasikan oleh Eko Triarso dan Rainer Arief Troa dalam Jurnal Kelautan Nasional, Gunung Kawio Barat berbentuk kerucut ideal selayaknya gunung di daratan dengan kedalaman tertinggi sekitar 1.890 meter di bawah permukaan laut. Sementara itu, bagian terdalamnya adalah 5.400 meter di bawah permukaan laut.

Gunung Kawio Barat sedikit lebih rendah dibandingkan Gunung Semeru dengan tinggi sekitar 3.564 meter di atas permukaan laut (mdpl). Namun, gunung ini sedikit lebih tinggi dari pada Gunung Raung yang memiliki tinggi 3.428 mdpl.

Gunung Kawio Barat tercatat masih aktif dan memiliki aktivitas hidrotermal yang cukup intens di area puncaknya. Hal ini menunjukkan bahawa gunung ini tergolong sebagai gunung api aktif “versi” bawah laut.

Cairan yang dikeluarkan dari puncak gunung sangat panas dan kaya akan mineral. Di sekitar area tersebut juga ditemukan gelembung gas yang terus keluar dari dasar laut.

Di sisi lain, gunung ini juga berada di zona pertemuan lempeng yang sangat aktif. Gunung Kawio Barat terbentuk akibat adanya aktivitas vulkanik yang besar di area tersebut.

Melansir dari livescience.com, yang membuat Gunung Kawio Barat ini semakin unik adalah ekosistemnya. Meskipun area sekitarnya panas karena aktivitas vulkanik yang tidak berhenti, tetapi justru memiliki keanekaragaman hayati yang memukau. Banyak udang dan biota laut lain yang bisa hidup dengan kondisi lingkungan yang ekstrem itu.

Kawan GNFI, Gunung Kawio Barat sebenarnya ditemukan “tidak sengaja” pada tahun 2010 melalui ekspedisi INDEX-SATAL (Indonesia-USA Deep-Sea Exploration of the Sangihe Talaud Region). Proyek ini adalah kerja sama strategis antara Indonesia dan Amerika Serikat.

Para ilmuwan asal Indonesia dan Amerika Serikat kemudian memetakan apa yang mereka temukan di sekitar Gnung Kawio Barat. Bahkan, footage pertama Gunung Kawio Barat juga dipublikasikan oleh NOAA Okeanos Explorer selaku pihak yang bekerja sama dengan pemerintah Indonesia saat itu.

baca juga

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Firda Aulia Rachmasari lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Firda Aulia Rachmasari.

FA
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.