Gala Banquet diselenggarakan AIESEC in President Universitypada hari Sabtu, (7/2/2026). Acara ini mengusung tema dari film ‘Wreck-It Ralph’ dengan tagline “Breaking Codes, Building Bonds”.
Suasana hangat yang mencerminkan kebersamaan juga menjadi hal pertama yang menyambut semua anggota Gardapati, Local CommitteeAIESEC in President University.
Gala Banquet disusun menjadi simbol perjuangan dan pencapaian yang telah dilalui oleh para anggota selama satu periode sekaligus membentuk harapan baru untuk AIESEC in President University.
Tema dunia game klasik ‘Wreck-it Ralph’ ini menggambarkan bahwa setiap orang memiliki peran masing-masing yang unik. Di saat semua bekerja sama, keunikan tersebutlah yang menjadikan kekuatan terbesar bagi Gardapati.
Adapun salah satu kultur AIESEC, ‘sugar cubes’ dihadirkan, yakni pesan tertulis berisi apresiasi dan dorongan semangat antar AIESECers.
Sambutan hangat yang disampaikan Local Committee President AIESEC in President University juga mengawali acara malam ini.
“Melangkah ke dalam ruangan ini rasanya hangat sekali. Walaupun mungkin ini menjadi momen kita bersama dengan lengkap, semoga kawan-kawan AIESEC in President University bisa gunakan momen ini untuk berbincang, tertawa, dan membuat kenangan berharga bersama," ucap Excelyto Aurallyno Palette.

Salah satu budaya AIESEC yang selalu ada dan turut memeriahkan acara adalah sesi roll dance, rutinitas khas yang selalu menghadirkan semangat dan energi positif bagi seluruh anggota.
Antusiasme yang tidak pernah surut juga terlihat ketika mereka meneriakkan kalimat “We want more” dengan kompak sesudah lagu berakhir. Ini menunjukan energi hangat dan semangat kebersamaan anggotanya.
Memasuki inti acara, seremoni inagurasi dilaksanakan sebagai simbol transisi kepemimpinan dari angkatan 25.26 ke 26.27 sekaligus membuka lembaran baru bagi perjalanan pemimpin-pemimpin muda berkualitas AIESEC in President University. Prosesi ini tidak hanya sekedar agenda seremonial, melainkan juga mempresentasikan keberlanjutan nilai, tanggung jawab, dan komitmen pemimpin muda baru untuk mencetak generasi pemimpin yang berintegritas dan berdampak.

Sesi free mic menjadi salah satu momen paling berkesan. Sesi ini mencerminkan peran AIESEC sebagai ruang yang aman dan suportif bagi kawan AIESEC untuk percaya diri dalam mengekspresikan diri tanpa ada rasa khawatir akan penilaian.
Dalam sesi tersebut, kesempatan untuk mengutarakan rasa syukur, bahagia, maupun sendu diberikan kepada siapapun yang ingin menceritakan kesan dan pesan selama menjadi bagian dari Gardapati AIESEC in President University.
Nur Azizah Iqrimah, atau yang biasa dipanggil Imah, merupakan salah satu member AIESEC in President University, menekankan bahwa pengalamannya di Gardapati, telah memperkuat keinginannya untuk terus belajar dan memberi kesempatan bertumbuh melalui sesi coaching selama fase probation member.
Imah juga menyoroti bahwa ia merasakan rasa memiliki, dihargai, dan aman melalui lingkungannya yang suportif. Banyak tawa dan momen haru yang memenuhi bagian acara satu ini.
Gala Banquet bukan hanya menjadi penutup dari satu periode, melainkan juga menjadi simbol apresiasi atas dedikasi dan kontribusi tiap anggotanya.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


