tujuh minggu membangun dampak berkelanjutan aiesec in ugm wujudkan sdg 8 di yogyakarta melalui on the map igv winter peak 2026 - News | Good News From Indonesia 2026

Tujuh Minggu Membangun Dampak Berkelanjutan: AIESEC in UGM Wujudkan SDG 8 di Yogyakarta melalui On The Map iGV Winter Peak 2026

Tujuh Minggu Membangun Dampak Berkelanjutan: AIESEC in UGM Wujudkan SDG 8 di Yogyakarta melalui On The Map iGV Winter Peak 2026
images info

Tujuh Minggu Membangun Dampak Berkelanjutan: AIESEC in UGM Wujudkan SDG 8 di Yogyakarta melalui On The Map iGV Winter Peak 2026


AIESEC in UGM melalui program Incoming Global Volunteer (iGV) telah sukses menyelenggarakan rangkaian proyek On The Map iGV Winter Peak yang berlangsung selama tujuh minggu, mulai 29 Desember 2025 hingga 12 Februari 2026.

Program ini merupakan bagian dari Global Volunteer Project Portfolio yang berfokus pada peningkatan kapasitas komunitas lokal dalam membangun serta mempromosikan kegiatan pariwisata berkelanjutan.

On The Map hadir sebagai wadah pembelajaran sekaligus pengabdian bagi relawan muda, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk terlibat secara langsung dalam manajemen acara yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, terutama pada target 8.9 yang mendorong pengembangan kebijakan untuk mempromosikan pariwisata berkelanjutan yang menciptakan lapangan kerja dan mempromosikan budaya serta produk lokal.

Tidak hanya sampai disitu, program ini turut mendukung Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Daerah Istimewa Yogyakarta 2022–2027 yang menargetkan pengembangan pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan.

Selama tujuh minggu pelaksanaan, para relawan tidak hanya terlibat dalam kegiatan lapangan, tetapi juga mendapatkan pembekalan komprehensif mengenai dasar-dasar manajemen acara, pengelolaan tim, strategi promosi, serta keterampilan penyuntingan konten untuk kebutuhan publikasi.

Pembekalan ini disampaikan oleh pembicara profesional dan praktisi berpengalaman di bidangnya. Durasi program yang cukup panjang dirancang untuk memastikan para relawan memiliki pemahaman mendasar sebelum terjun langsung dalam pelaksanaan acara.

Selain itu, program ini mengintegrasikan proses pembelajaran lintas budaya (cross-education) bersama mitra pemuda lokal guna mengoptimalkan implementasi program iGV secara nasional.

Puncak kegiatan (Peak Event) dilaksanakan pada minggu keenam, ketika para relawan merealisasikan perannya sebagai panitia dalam pengelolaan acara berskala besar. Dalam momentum tersebut, On The Map berkolaborasi dengan pemuda SMA Negeri 2 Yogyakarta untuk mendukung pelaksanaan salah satu tren kegiatan olahraga di Yogyakarta, yaitu YKC10K Race yang diselenggarakan pada 7–8 Februari 2026.

Para relawan berperan aktif dalam berbagai aspek manajemen acara, mulai dari koordinasi teknis, publikasi, pengelolaan peserta, hingga dukungan operasional di lapangan. 

Tidak hanya berfokus pada aspek manajemen acara, kegiatan ini turut menghadirkan stan mitra dan pelaku UMKM lokal di sekitar lokasi acara. Kehadiran UMKM tersebut berkontribusi terhadap perputaran ekonomi masyarakat serta memberikan ruang promosi bagi produk lokal Yogyakarta, sejalan dengan SDG 8 dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kontribusi On The Map terlihat melalui bentuk pengenalan edukasi kepada masyarakat khususnya sekolah agar punya pengetahuan cara mengelola suatu event dengan baik. Sedangkan, perputaran ekonomi dapat terlihat saat pelaksanaan event di tanggal 7-8. Terdapat stand partner yang membersamai saat event lari berlangsung sehingga menguntungkan stand yang ada di sekitar event,” ujar Keren, selaku Team Member of Project PIC Partnership Incoming Global Volunteer sekaligus PIC Peak Event Week 6 On The Map.

Kesuksesan acara ini juga tidak lepas dari dukungan para partner, Jorace Event Organizer, SMA 2 Yogyakarta, Office of International Affairs (OIA) UGM, Dinas Kebudayaan Kab. Sleman, Dinas Pariwisata Kab. Sleman, Rage & Roast, House of Bakpiaku, Kaktus Coffee and Place, Joglo Ayu Tenant, Gojek, Wardah, Raxsa.co apparel, Hai career, Produktifkuy, BEM FGE, Green Welfare Indonesia, ⁠Komako, HMJfotografi, ⁠BEM FTP, Ideal indonesia, Generation girl, Doteens, StudentsxCEOs Jogja, Future Brand Leaders, dan Ambivers Foundation yang bersama-sama berkontribusi dalam menghadirkan pengalaman bermakna bagi para peserta.

Melalui tujuh minggu yang terlaksana bersama, On The Map AIESEC in UGM berhasil diselenggarakan dengan lancar dan penuh kolaborasi. Rangkaian kegiatan ini tidak hanya menghadirkan pengalaman berharga bagi para relawan, tetapi juga memperkuat nilai pembelajaran, kolaborasi, serta dampak positif bagi masyarakat yang terlibat.

I hope we can make more impact in the future. Semoga program ini bisa terus berdampak bagi teman-teman volunteer, para partner, dan juga masyarakat luas. Saya juga berharap proyek-proyek IGV ke depannya dapat memberikan dampak yang semakin besar,” ungkap Danar, selaku, Team Member of Project sekaligus Panitia Acara On The Map. 

Dengan semangat kolaborasi dan keberlanjutan, AIESEC in UGM menegaskan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengembangan kapasitas generasi muda serta promosi pariwisata yang inklusif di Yogyakarta. Melalui inisiatif seperti On The Map, AIESEC in UGM berharap dapat terus menghadirkan ruang pembelajaran, kolaborasi lintas sektor, dan dampak nyata yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AU
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.