aiesec in unsri hubungkan pemuda lokal dan global di local volunteer happy bus 2025 - News | Good News From Indonesia 2026

AIESEC in Unsri Hubungkan Pemuda Lokal dan Global di Local Volunteer Happy Bus 2025

AIESEC in Unsri Hubungkan Pemuda Lokal dan Global di Local Volunteer Happy Bus 2025
images info

AIESEC in Unsri Hubungkan Pemuda Lokal dan Global di Local Volunteer Happy Bus 2025


AIESEC in Universitas Sriwijaya (Unsri) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi kepemimpinan pemuda dan memberikan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat. Melalui program inisiatif bertajuk Local Volunteer: Happy Bus Winter Peak 2025, AIESEC in Unsri sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukasi dan pemberdayaan lintas budaya yang berlangsung selama kurang lebih delapan minggu, terhitung sejak 22 November 2025 hingga puncaknya pada 7 Februari 2026.

Program Local Volunteer merupakan sebuah inisiatif pengembangan yang dirancang khusus untuk memberikan pengalaman kepada pemuda lokal agar dapat terhubung dengan masyarakat (global citizens). Melalui kegiatan Local Volunteer ini, AIESEC in Unsri membuka kesempatan bagi para pemuda di Sumatera Selatan, khususnya di Palembang, untuk mengembangkan diri mereka melalui pertumbuhan kepemimpinan, sekaligus menciptakan dampak yang terukur dengan menumbuhkan pemahaman antar budaya melalui keterlibatan di tingkat global.

Rangkaian proyek ini diikuti oleh tiga peserta terpilih yang menjalani proses pembekalan intensif sebelum akhirnya terjun langsung ke lapangan. Perjalanan mereka dimulai dengan sesi Welcoming Party pada Sabtu, 22 November 2025 yang berfokus pada perkenalan dan penyelarasan ekspektasi, dilanjutkan dengan sesi Induction pada keesokan harinya untuk menanamkan pengetahuan dasar mengenai AIESEC serta gambaran deskripsi kegiatan mereka dalam realisasi program incoming Global Volunteer (iGV).

Untuk memastikan para peserta siap memberikan dampak maksimal, AIESEC in Unsri mengadakan serangkaian bootcamp. Pada Selasa, 25 November 2025, sesi Skill Enhancement digelar dengan menghadirkan Yuniar dan Muhamad Muchlis, tenaga pengajar dari Gloria English Course, yang memberikan edukasi mengenai keterampilan praktis yang dibutuhkan selama pelaksanaan proyek.

Lebih lanjut, kesadaran terhadap isu global juga menjadi fokus utama. Pada sesi SDGs Course yang digelar pada Sabtu, 29 November 2025, AIESEC in Unsri menggandeng Nazareta Saragi, SDGs Representative dari Empact Community. Sesi ini membedah secara mendalam mengenai Sustainable Development Goals (SDGs), dengan fokus khusus pada poin SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) dan korelasinya terhadap tantangan pendidikan di Kota Palembang.

Pembekalan ini kemudian disempurnakan dengan sesi Cross Cultural pada Sabtu, 6 Desember 2025 bersama Afifah Kamilah, seorang Exchange Participant (EP) Returnee dari Polandia, yang membagikan wawasannya mengenai perbedaan budaya antarnegara dan interaksi dengan sukarelawan asing.

Implementasi nyata dari program ini membawa para peserta untuk langsung mengajar dan berinteraksi dengan anak-anak. Mulai dari sesi mengajar bersama Exchange Participants (EPs), yang merupakan pemuda luar negeri yang datang melakukan kegiatan sosial di Palembang, terkhusus di Gloria English Course sebagai mitra utama proyek. Hingga sebuah kunjungan ke desa binaan (visit village) yang menjadi salah satu agenda utama. Kolaborasi antara Local Volunteer dan EPs ini memberikan warna tersendiri dalam metode pengajaran.

Nasyifa Ayu Reizica, salah satu peserta Local Volunteer, membagikan pengalamannya yang transformatif selama mengikuti proyek ini. Ia menuturkan bahwa proyek ini memberikan pelajaran berharga mengenai pentingnya persiapan matang dalam mengajar dan kepekaan terhadap kebutuhan anak yang beragam.

"Di awal proyek, saya cukup kaget karena langsung mengajar setelah welcoming party dan sempat merasa gugup. Namun, bersama sukarelawan asing, kami banyak berdiskusi dan saling mengoreksi metode mengajar karena setiap kelas memiliki karakter murid yang berbeda. Pengalaman yang paling membekas adalah kunjungan ke desa. Menghadapi anak-anak yang hiperaktif sangat seru sekaligus menantang. Pengalaman ini membuat saya semakin menghargai perjuangan para guru," ungkap Nasyifa.

Kesuksesan proyek ini juga tidak lepas dari kerja keras seluruh panitia penyelenggara. Moh. Khoirum Fathih Al-Hadid Haris, selaku Organizing Committee President (OCP) Local Volunteer: Happy Bus Winter Peak 2025, menyampaikan apresiasinya pada sesi Farewell Party yang menjadi penutup rangkaian acara pada Sabtu, 7 Februari 2026.

"Pihak kami sangat bersyukur atas segala hal yang terjadi selama proyek ini berlangsung, karena semuanya dapat tereksekusi dengan baik. Terima kasih kepada seluruh panitia dan peserta yang telah terlibat. Praktik-praktik baik (Good Case Practices) dari proyek ini akan menjadi tolok ukur untuk periode berikutnya, sementara hal-hal yang perlu diperbaiki (Bad Case Practices) akan menjadi pembelajaran berharga untuk masa depan," ujar Khoirum.

Melalui Local Volunteer: Happy Bus Winter Peak 2025, AIESEC in Unsri berharap semangat kepemimpinan, toleransi lintas budaya, dan kepedulian terhadap kualitas pendidikan dapat terus menyala dalam diri pemuda Sumatera Selatan, mendorong mereka untuk terus berani mengambil kesempatan dan menciptakan perubahan positif di lingkungan sekitarnya. 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.