AIESEC in Indonesia menegaskan komitmennya dalam mendukung implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) dengan menghadiri Peluncuran SDG Academy Indonesia (SDGAI).
Acara tersebut diselenggarakan oleh Kementerian PPN/Bappenas di Studio 2 Menara Kompas, Jakarta Pusat. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mengakselerasi pencapaian SDGs di Indonesia.
Peluncuran SDGAI dilaksanakan pada Rabu (25/2/2026), pukul 14.00 WIB hingga selesai. Acara ini menandai fase transisi kelembagaan SDG Academy Indonesia menuju pengelolaan penuh oleh Kementerian PPN/Bappenas selaku Koordinator Nasional Pelaksana SDGs.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan kementerian/lembaga, akademisi, pelaku usaha, organisasi masyarakat sipil, komunitas pemuda, serta mitra pembangunan internasional, termasuk AIESEC in Indonesia sebagai representasi organisasi kepemudaan global.
Sebagai organisasi kepemudaan internasional yang berfokus pada pengembangan kepemimpinan generasi muda, AIESEC in Indonesia memandang SDGs sebagai kerangka strategis dalam merancang dan menjalankan berbagai program, khususnya program exchange berbasis proyek sosial.
Kehadiran AIESEC dalam forum ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap penguatan kapasitas dan perluasan jejaring pemangku kepentingan dalam implementasi SDGs.

Umar Mukhtar selaku Local Head Public Relations AIESEC in Indonesia menyampaikan bahwa partisipasi AIESEC dalam peluncuran ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah dan mitra pembangunan.
“Kehadiran AIESEC Indonesia pada acara peluncuran SDG Academy Indonesia oleh Kementerian PPN/Bappenas merupakan bentuk dukungan kami terhadap berbagai inisiatif implementasi SDGs di Indonesia. Sebagai organisasi kepemudaan, kami berkomitmen untuk turut serta dalam mendorong percepatan pencapaian SDGs melalui kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan,” sebutnya.
Ia menambahkan bahwa komitmen tersebut tidak hanya bersifat simbolis, tetapi diwujudkan melalui implementasi program secara konkret di tingkat nasional maupun lokal.
“Kami mengintegrasikan nilai-nilai SDGs dalam setiap program yang kami jalankan, khususnya melalui Incoming Global Volunteer (IGV) dan berbagai inisiatif exchange lainnya. Program-program tersebut dirancang untuk menjawab isu-isu prioritas seperti pendidikan berkualitas, kesetaraan gender, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat, yang sejalan dengan target SDGs,” tambah Umar.
Program Incoming Global Volunteer (IGV) yang dijalankan AIESEC in Indonesia merupakan bagian dari skema exchange global yang mempertemukan pemuda dari berbagai negara untuk berkontribusi dalam proyek sosial di Indonesia.
Melalui program ini, para peserta terlibat langsung dalam kegiatan berbasis komunitas yang mendukung pencapaian target SDGs di bidang pendidikan, lingkungan, kesehatan, dan pembangunan sosial.
Implementasi program dilakukan secara nasional melalui jaringan cabang lokal AIESEC yang tersebar di berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Selain itu, AIESEC in Indonesia juga mendorong penguatan kapasitas pemuda Indonesia melalui program outgoing exchange, yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa Indonesia untuk berkontribusi pada proyek-proyek sosial di luar negeri.
Skema ini tidak hanya memperluas perspektif global peserta, tetapi juga memperkuat kompetensi kepemimpinan, empati lintas budaya, serta pemahaman terhadap tantangan pembangunan berkelanjutan di tingkat global.
Peluncuran SDG Academy Indonesia sendiri menghadirkan rangkaian agenda, mulai dari laporan kegiatan Sekretariat Nasional SDGs, sambutan Menteri PPN/Kepala Bappenas, pemutaran video perjalanan SDGAI, hingga sesi diskusi dan pengumuman pemenang kompetisi esai dan karya jurnalistik bertema SDGs.
Forum ini diharapkan menjadi platform pembelajaran dan kolaborasi strategis dalam mendukung transformasi pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Melalui partisipasi aktif dalam kegiatan ini, AIESEC in Indonesia menegaskan komitmennya sebagai organisasi kepemudaan yang terbuka terhadap kolaborasi strategis dengan pemerintah maupun berbagai instansi lintas sektor, khususnya mengimplementasikan SDGs melalui proyek sosial yang berdampak nyata.
Dengan mengedepankan pendekatan kolaboratif dan berbasis aksi melalui program exchange, AIESEC menghadirkan ruang sinergi yang terukur dan berkelanjutan guna memperkuat peran generasi muda sebagai agen perubahan dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada kepemimpinan pemuda.


