batas sahur imsak atau subuh - News | Good News From Indonesia 2026

Batas Sahur Imsak atau Subuh? Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini!

Batas Sahur Imsak atau Subuh? Simak Penjelasan Lengkapnya di Sini!
images info

Sahur/ wikimedia commons


Melaksanakan sahur sebelum mulai puasa Ramadan adalah salah satu sunnah yang sangat dianjurkan. Sahur dilakukan pada sepertiga malam terakhir hingga sesaat sebelum azan subuh.

Waktu menjelang subuh sebagai penanda sahur harus segera diakhiri adalah imsak. Di beberapa tempat fase imsak diberi peringatan berupa bunyi sirine dari pengeras suara.

Tak jarang ketika baru mulai menyantap menu sahur sudah masuk waktu imsak, timbul rasa panik dan keraguan untuk segera menyudahi santapan sahur atau boleh dilanjutkan.

Artikel ini memberikan pemahaman kepada pembaca terkait batas akhir sahur, apakah saat imsak atau azan subuh.

Fungsi Imsak: Waktu Siaga, Bukan Batas Akhir Makan

Makna imsak sendiri berarti “menahan” dan bentuk kehati-hatian pada saat sahur. Masyarakat menandai waktu imsak untuk segera menyudahi sahur karena akan masuk waktu subuh.

Berdasarkan riwayat nabi waktu imsak bisa dihitung dengan kadar bacaan 50 ayat Al-Qur’an atau sekitar 10 menit sebelum azan subuh berkumandang.

عن أنس بن مالك رضي الله عنه: أنّ النبيّ صلى الله عليه وسلم وزيدَ بنَ ثابتٍ تَسَحَّرَا، فَلَمَّا فَرَغَا مِنْ سَحُوْرِهِمَا قَامَ نبيُّ الله إلى الصلاةِ، فَصَلَّى، فَقُلْنَا لِأَنَسٍ: كَمْ كَانَ بَيْنَ فَرَاغِهِمَا مِنْ سَحُوْرِهِمَا وَدُخُوْلِهِمَا فِي الصَّلَاةِ؟ قال: كَقَدْرِ مَا يَقْرَأُ الرَّجُلُ خَمْسِيْنَ آيَةً

Artinya: “Dari Anas bin Malik, bahwa Nabi Saw dan Zaid bin Tsabit makan sahur bersama. Setelah keduanya selesai makan sahur, beliau lalu bangkit dan melaksanakan shalat. Kami bertanya kepada Anas, ‘Berapa rentang waktu antara selesainya makan sahur hingga keduanya melakukan shalat?’ Anas menjawab; ‘Kira-kira waktu seseorang membaca lima puluh ayat.’”(HR. Al-Bukhari).

Oleh sebab itu jika sudah masuk waktu imsak masih diperbolehkan menghabiskan makanan yang tersisa. Bahkan hal ini sangat dianjurkan agar tidak ada makanan yang mubadzir atau sia-sia.

baca juga

Azan Subuh: Batas Akhir Sesungguhnya dalam Bersahur

Batas akhir makan sahur yang sebenarnya adalah terbitnya fajar shadiq, yakni masuknya waktu Subuh. Artinya, selama fajar belum terbit, umat Islam masih diperbolehkan makan dan minum.

Namun begitu azan Subuh berkumandang sebagai penanda masuknya waktu Subuh, maka saat itu pula waktu sahur berakhir.

Hal ini selaras dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an yang membolehkan makan dan minum hingga jelas perbedaan antara benang putih dan benang hitam, yakni terbitnya fajar.

Sebagaimana firman Allah Swt dalam Surah al-Baqarah ayat 187:

 وَكُلُوْا وَاشْرَبُوْا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمُ الْخَيْطُ الْأَبْيَضُ مِنَ الْخَيْطِ الْأَسْوَدِ مِنَ الْفَجْرِ

Artinya: “Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam yaitu fajar.” [QS. Al-Baqarah: 187]

Dalam sebuah hadis riwayat Al-Bukhari disebutkan bahwa jarak antara selesai sahur Nabi ﷺ dan pelaksanaan salat Subuh sekitar bacaan lima puluh ayat, sebagaimana hadis yang tertera di atas. Ini menunjukkan adanya kemudahan untuk makan hingga mendekati waktu fajar.

Lalu bagaimana jika azan sudah berkumandang sementara makanan masih ada di tangan?

Jika seseorang benar-benar belum mengetahui masuknya waktu Subuh dan masih dalam proses makan, maka ia harus segera menghentikan santapannya ketika menyadari azan telah dimulai. Tidak perlu panik, tetapi juga tidak boleh melanjutkan makan dengan sengaja setelah jelas masuk waktu Subuh.

Dengan memahami batas ini, kita jadi lebih tenang. Imsak adalah waktu siaga, sedangkan azan Subuh adalah penanda akhir sahur yang sesungguhnya.

Tips Mengatur Waktu Sahur agar Tidak Terburu-buru

Agar sahur tidak terasa tergesa-gesa, Kawan bisa menyiasatinya dengan memasang alarm sekitar 15 menit sebelum waktu imsak. Cara sederhana ini membantu tubuh lebih siap dan memberi waktu cukup untuk makan tanpa panik.

Selain itu, mengakhirkan sahur memang dianjurkan karena di situlah terdapat keberkahan. Rasulullah ﷺ menyebutkan bahwa dalam sahur terdapat berkah, sehingga meski hanya seteguk air, tetaplah bersahur.

Mengambil waktu di akhir malam bukan hanya mengikuti sunnah, tetapi juga memberi energi lebih stabil sepanjang hari Ramadan.

Terakhir, biasakan menyiapkan menu sahur sejak malam hari. Dengan persiapan yang matang dan manajemen waktu yang baik, sahur terasa lebih nyaman, ibadah lebih fokus, dan pagi Ramadan pun dimulai dengan penuh semangat.

baca juga

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Birrbik Faza Muhammad lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Birrbik Faza Muhammad.

BF
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.