aiesec in unej dorong kolaborasi internasional melalui event global village - News | Good News From Indonesia 2026

AIESEC in UNEJ Dorong Kolaborasi Internasional melalui Event Global Village

AIESEC in UNEJ Dorong Kolaborasi Internasional melalui Event Global Village
images info

AIESEC in UNEJ Dorong Kolaborasi Internasional melalui Event Global Village


AIESEC in Universitas Jember (UNEJ) menyelenggarakan event Global Village di lingkungan Universitas Jember, bertepatan dengan hari valentine se-dunia. Acara ini dirancang untuk meningkatkan wawasan mahasiswa dan masyarakat umum terhadap keberagaman budaya internasional dalam mewujudkan perubahan, serta menciptakan kedamaian di dunia.

Global Village merupakan event dari organisasi AIESEC In UNEJ yang diselenggarakan tiap musim untuk generasi muda di Jember.

Panitia menjelaskan bahwa Global Village menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengenal, memahami, dan merayakan keberagaman budaya dari berbagai negara.

Acara kali ini menghadirkan berbagai mahasiswa dari luar negeri yang sedang melakukan Global Volunteer untuk berkolaborasi.

baca juga

Pada musim ini, Global Village mengusung tema “Final Bell: Learn, Play, and Grow Across Cultures” sebagai representasi dari semangat pembelajaran lintas budaya yang dikemas secara interaktif dan menyenangkan.

Tema ini menekankan bahwa proses belajar tidak hanya terjadi di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung, dialog antarbudaya, serta aktivitas kolaboratif yang membangun pemahaman global secara kontekstual.

Konsep “Final Bell” merefleksikan momen refleksi sekaligus perayaan, di mana peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga memperluas perspektif mengenai keberagaman nilai, tradisi, dan praktik sosial dari berbagai negara.

Melalui rangkaian kegiatan yang dirancang secara partisipatif, mahasiswa didorong untuk terlibat aktif dalam pertukaran budaya yang autentik, baik melalui interaksi langsung dengan delegasi internasional maupun eksplorasi elemen budaya seperti bahasa, pakaian tradisional, kuliner, dan kebiasaan sosial.

Selain itu, unsur hiburan dihadirkan melalui berbagai permainan tradisional dari berbagai negara yang tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas rekreatif, tetapi juga sebagai medium pembelajaran sosial dan kultural.

Dengan pendekatan ini, Global Village tidak sekadar menjadi ajang pameran budaya, melainkan ruang pembelajaran transformatif yang mengintegrasikan edukasi, pengalaman, dan kesenangan dalam satu ekosistem interaksi global.

Acara ini dibuka dengan sambutan dari berbagai pihak yang menekankan pentingnya pemahaman budaya global bagi generasi muda untuk mempererat hubungan antarnegara dan menciptakan suasana damai di seluruh dunia.

Dalam kesempatan kali ini, Zarina Putri selaku Organizing Committee President (OCP) Global Village 2026 menyampaikan bahwa acara ini dirancang menjadi tempat belajar sambil bersenang-senang.

baca juga

Mahasiswa dan masyarakat umum dapat meningkatkan wawasan, melakukan pertukaran budaya, dan kebahagiaan di satu tempat.

“Global Village bukan sekadar acara, tetapi ruang dimana keberagaman bertemu, wawasan bertumbuh, dan kebahagiaan dirayakan bersama. Hal tersebut dapat meningkatkan toleransi penuh terhadap budaya negara lain dan menyatukan generasi muda melalui pengalaman global yang bermakna,” tegas Zarina Putri dalam sambutannya.

Rangkaian kegiatan berlanjut dengan menampilkan parade dari Exchange Participant, mulai dari negara Portugal, Pakistan, dan India. Berbagai tarian dan nyanyian tradisional Indonesia ditampilkan pada Exchange Participant, agar dapat menambah wawasan mereka terhadap budaya lokal. Setelah itu, dilanjutkan dengan penampilan budaya dari Exchange Participant, serta penjelasan tentang budaya yang ada di daerahnya.

Wawasan yang diperoleh dari Global Village dapat membantu mahasiswa dan masyarakat umum dalam menciptakan strategi perubahan secara global. Bukan hanya itu, mereka juga dapat memahami prospek kerja global, memperluas wawasan karier internasional, serta mendapatkan gambaran peluang pengembangan diri di lingkungan multikultural. Tentunya melalui informasi dan interaksi dari orang-orang yang mempunyai pengalaman sebagai Global Talent.

Global Village diharapkan dapat menjadi fondasi bagi generasi muda dalam mengembangkan wawasan global, memperkuat kepemimpinan, serta dapat berkontribusi dan mendukung dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs).

Hal ini dilakukan untuk membantu dalam mewujudkan perkembangan global sampai tahun 2030. Acara kali ini berfokus pada point 4, yaitu pendidikan berkualitas melalui edukasi lintas budaya dan partisipasi Global Volunteer.

 

 

 

Penulis: Hasan Asari

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AI
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.