Menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, Good News From Indonesia (GNFI) bersinergi dengan Dompet Dhuafa meluncurkan program kolaboratif bertajuk #GerakanBorongTakjil. Program ini dirancang untuk mendukung keberlangsungan ekonomi penjual takjil kecil dan pelaku UMKM mikro yang sering kali menghadapi ketidakpastian penghasilan selama bulan puasa.
Melalui platform digital, gerakan ini mengintegrasikan peran masyarakat sebagai pengusul, donatur (muzakki), dan penerima manfaat (mustahik) dalam satu ekosistem yang transparan dan terverifikasi.
Ramadan di Indonesia identik dengan tradisi berburu takjil yang menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Namun di balik tradisi tersebut, banyak pedagang kecil yang merupakan pelaku UMKM mikro prasejahtera masih menghadapi keterbatasan modal dan mengandalkan omzet harian untuk memenuhi kebutuhan dasar.
Di sisi lain, tren filantropi masyarakat saat ini menunjukkan kebutuhan akan keterlibatan yang lebih partisipatif dan transparan, di mana publik dapat mengetahui secara langsung siapa yang dibantu serta bagaimana proses penyalurannya.
#GerakanBorongTakjil hadir untuk menjembatani kebutuhan tersebut. Program ini mengajak warga untuk aktif mengusulkan penjual takjil di sekitar mereka yang memenuhi kriteria melalui situs resmi gerakanborongtakjil.id.
Kriteria Penjual Takjil (Mustahik)
Penjual takjil yang dapat diusulkan merupakan pelaku usaha skala mikro yang berjualan secara mandiri (perorangan atau keluarga). Usaha yang dimaksud berupa lapak kecil, usaha rumahan, atau usaha musiman saat Ramadan, dan bukan bagian dari usaha menengah maupun franchise.
Dari sisi kondisi ekonomi, penjual termasuk kategori prasejahtera, memiliki keterbatasan modal dan perputaran usaha, serta mengandalkan omzet harian untuk kebutuhan dasar. Penerima juga harus termasuk kategori fakir atau miskin sesuai prinsip mustahik dan diverifikasi oleh Dompet Dhuafa.
Produk yang dijual berupa takjil tradisional atau olahan rumahan yang merepresentasikan keunikan daerah setempat, layak konsumsi, dan dapat dibagikan kepada masyarakat. Program ini dirancang agar pemborongan dagangan memberikan manfaat ekonomi langsung bagi penjual, sementara takjil yang diborong dibagikan kepada masyarakat sekitar sebagai penerima manfaat tambahan.
Penjual harus diusulkan langsung oleh warga yang mengetahui atau melihat kondisi mereka, serta bersedia didampingi pengusul saat proses penyaluran jika memungkinkan.
Mekanisme Program
Warga yang melihat penjual takjil kecil yang memenuhi kriteria dapat mengisi formulir pengusulan melalui https://gerakanborongtakjil.id/ dengan melampirkan data penjual, lokasi, cerita singkat, dan foto. Usulan yang masuk akan diverifikasi oleh tim GNFI dan Dompet Dhuafa. Usulan terpilih diumumkan secara berkala setiap minggu. Pengusul dapat mendampingi tim Dompet Dhuafa saat proses pemborongan jika memungkinkan.
Penjual takjil yang diusulkan akan melalui proses verifikasi kelayakan sebagai mustahik oleh tim Dompet Dhuafa. Setelah dinyatakan layak, penjual terpilih dikunjungi oleh tim Dompet Dhuafa bersama pengusul. Dagangan kemudian diborong sesuai alokasi dana yang tersedia. Takjil yang telah diborong dibagikan kepada masyarakat sekitar, sementara penjual menerima manfaat ekonomi langsung dari hasil pembelian tersebut.
Donatur dapat mengakses https://digital.dompetdhuafa.org/donasi/gnfiborongtakjil dan memilih menu donasi #GerakanBorongTakjil. Donasi diarahkan ke laman resmi Dompet Dhuafa. Dana yang terkumpul dikelola dan disalurkan untuk pemborongan takjil berdasarkan usulan warga yang telah diverifikasi. Donatur akan memperoleh pembaruan penyaluran dan cerita dampak secara berkala.
Ruang Bagi Cerita Positif
Dalam kerja sama ini, GNFI berperan sebagai kurator cerita yang mengangkat kisah-kisah para pedagang takjil di berbagai daerah. Sementara Dompet Dhuafa, sebagai pengelola dan eksekutor program, mulai dari verifikasi mustahik, pengelolaan dana secara akuntabel, hingga implementasi di lapangan. Kolaborasi ini memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai ketentuan penerima dana zakat.
CEO Good News From Indonesia, Wahyu Aji, menyatakan bahwa program ini merupakan upaya untuk memberikan ruang bagi cerita-cerita positif yang sering kali terlewatkan.
“Sebagai media yang fokus menyebarkan kabar baik, kami di GNFI melihat banyak cerita positif di sekitar kita yang sering luput dari perhatian. #GerakanBorongTakjil menjadi ruang bagi cerita-cerita tersebut untuk tumbuh dan diperluas melalui partisipasi publik. Ramadan selalu menghadirkan banyak cerita kebaikan di sekitar kita. #GerakanBorongTakjil menjadi cara GNFI untuk mengangkat cerita-cerita tersebut, mempertemukan partisipasi warga dan dukungan publik, lalu menyebarkannya sebagai kabar baik yang menginspirasi lebih banyak orang,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Melalui kolaborasi dengan Dompet Dhuafa dan peran kami sebagai amplifikator kebaikan, GNFI ingin memastikan bahwa setiap aksi berbagi tidak hanya berdampak secara ekonomi, tetapi juga menginspirasi lebih banyak orang untuk terlibat dalam gerakan kolektif yang lahir dari lingkungan terdekat.”
Ketua Ramadan 1447 H Dompet Dhuafa, Sulistiqomah, menjelaskan bahwa program “Borong Dagangan Saudaramu” merupakan salah satu program unggulan Dompet Dhuafa berbasis ekonomi.
“Ini adalah program berbasis ekonomi di mana kami memborong dagangan UMKM di bulan Ramadan dengan didahului asesmen atau peninjauan serta survei untuk memastikan bahwa penerima program ini adalah mustahik atau dhuafa yang berhak menerima dana zakat. Selama bulan Ramadan, Dompet Dhuafa melakukan aktivitas borong dagangan satu UMKM per hari,” jelasnya.
Program ini memiliki cakupan wilayah yang luas, mencakup Sulawesi Selatan, Yogyakarta, Jawa Tengah, Maluku, Lampung, Riau, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Sumatra Utara, Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, Sumatra Barat, Jawa Timur, Banten, Kalimantan Tengah, hingga Jawa Barat dengan memaksimalkan seluruh cabang Dompet Dhuafa di daerah.
Gandeng Masyarakat Berpartisipasi Aktif
Peluncuran landing page dilakukan pada 15 Februari 2026, dilanjutkan kick-off di media sosial pada 16 Februari 2026. Periode pengusulan penjual takjil dan donasi berlangsung pada 16 Februari hingga 10 Maret 2026.
Distribusi bantuan borong takjil dilakukan selama Ramadan (±30 hari), dengan target minimal satu penyaluran per hari. Pembaruan dan publikasi penerima manfaat disampaikan setiap minggu selama Ramadan melalui media sosial.
Melalui #GerakanBorongTakjil, GNFI dan Dompet Dhuafa mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam membantu UMKM mikro prasejahtera sekaligus memperluas manfaat takjil bagi masyarakat sekitar selama Ramadan 1447 H.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


