ekspor kerajinan meroket usd 305 juta produk lokal kian tangguh di pasar global - News | Good News From Indonesia 2026

Ekspor Kerajinan Meroket USD 305 Juta, Produk Lokal Kian Tangguh di Pasar Global

Ekspor Kerajinan Meroket USD 305 Juta, Produk Lokal Kian Tangguh di Pasar Global
images info

Ekspor Kerajinan Meroket USD 305 Juta, Produk Lokal Kian Tangguh di Pasar Global


 

Kinerja ekspor industri kecil dan menengah (IKM) sektor kerajinan mencatatkan pertumbuhan signifikan pada paruh kedua tahun 2025.

Data Pusat Data dan Informasi Kementerian Perindustrian menunjukkan nilai ekspor mencapai USD 305,54 juta pada triwulan III. Angka ini naik dari realisasi triwulan sebelumnya yang tercatat sebesar USD 173,5 juta.

Kenaikan volume transaksi ini mengindikasikan bahwa produk domestik mulai menemukan kecocokan dengan permintaan pasar internasional yang kompetitif.

 

Optimalisasi Bahan Baku Lokal dan Penyesuaian Pasar

Pertumbuhan angka ekspor ini tidak terlepas dari kemampuan teknis IKM dalam mengolah material lokal menjadi produk fungsional.

Pemanfaatan bahan seperti serat alam, kulit, tanduk, sehingga limbah kayu dilakukan dengan modifikasi desain yang menyesuaikan kebutuhan konsumen global. Strategi ini menjadi solusi untuk menjaga efisiensi biaya produksi sekaligus menciptakan perbedaan karakter produk di pasar luar negeri yang jenuh dengan barang fabrikasi massal.

Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita menilai bahwa eksplorasi bahan baku tersebut merupakan faktor kunci dalam meningkatkan nilai jual. Namun, tantangan utama tetap berada pada konsistensi kualitas sehingga ketepatan waktu pengiriman yang sering menjadi kendala bagi pelaku IKM.

“Kami mengapresiasi upaya pelaku IKM dalam negeri yang semakin kreatif mengeksplorasi berbagai sumber bahan baku lokal setempat dan melakukan modifikasi agar dapat diterima pasar luas,” kata Reni Yanita.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita juga mengatakan bahwa peningkatan ini sejalan dengan upaya fasilitasi akses pasar yang terus dilakukan. Pelaku usaha juga perlu menguji daya saing produk secara langsung sehingga tercipta peluang kemitraan bisnis yang lebih stabil.

 

Standardisasi dan Kesiapan Ekspor IKM

Meskipun angka ekspor meningkat, keberlanjutan sektor ini sangat bergantung pada pemenuhan regulasi teknis di negara tujuan.

Standarisasi dan sertifikasi internasional tetap menjadi prasyarat mutlak bagi IKM yang ingin masuk ke segmen pasar premium. Tanpa pemenuhan standar ini, produk lokal berisiko sulit bersaing secara permanen meskipun memiliki keunggulan dari sisi desain dan material.

Pendampingan yang dilakukan saat ini meliputi aspek diversifikasi produk sehingga pemenuhan syarat administratif ekspor. Hal ini bertujuan agar unit usaha kecil tidak hanya unggul dalam satu momentum pameran, tetapi mampu menjaga rantai pasok secara profesional dan terukur dalam jangka panjang.

“Kami juga melaksanakan berbagai program pembinaan untuk IKM antara lain pengembangan dan diversifikasi produk, pendampingan sertifikasi dan standardisasi, serta pendampingan untuk kesiapan ekspor sehingga IKM siap bersaing dan mampu untuk naik kelas,” ujar Direktur IKM Kimia, Sandang, dan Kerajinan Budi Setiawan.

 

Kontribusi Sektor terhadap Struktur Ekonomi

Secara keseluruhan, tren ekspor yang positif ini memberikan tambahan devisa bagi sektor industri kreatif nasional.

Realisasi penjualan pada berbagai ajang promosi, seperti transaksi senilai Rp338,16 juta dari peserta binaan di awal tahun 2026, menjadi bukti adanya serapan pasar. Keberhasilan ini menempatkan industri kerajinan sebagai salah satu unit usaha yang produktif di tengah dinamika ekonomi global.

Ke depan, efisiensi distribusi sehingga penguatan manajemen bisnis di tingkat perajin akan menjadi fokus utama. Dengan basis pertumbuhan yang sudah terbentuk, industri kerajinan Indonesia memiliki peluang untuk mempertahankan kontribusinya terhadap ekonomi nasional melalui standarisasi produk yang lebih ketat sehingga inovasi yang berkelanjutan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.