Universitas Negeri Yogyakarta melalui program KKN Kemanusiaan menjalin kolaborasi dengan Universitas Samudra, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, dan UPN Veteran Jakarta dalam rangka menanggapi dampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang.
Kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 10 Januari hingga 8 Februari 2026 ini disebut bertujuan untuk mempercepat pemulihan kondisi masyarakat pascabencana sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs nomor 17, mengenai Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Revitalisasi Fasum di Aceh, Gandeng Warga-Aparat

Revitalisasi fasilitas umum pascabanjir di Aceh oleh Tim KKN UNY-UNSAM | Dokumentasi: Tim KKN Kemanusiaan Aceh Tamiang
Mengusung tema pemulihan wilayah pascabencana, salah satu kelompok yang diturunkan yaitu Kelompok 11 ditempatkan di Desa Tengku Tinggi, Kecamatan Bendahara. Mereka adalah gabungan dari mahasiswa Universitas Samudra dan Universitas Negeri Yogyakarta.
Adapun fokus kegiatan menyasar pada revitalisasi fasilitas umum yang sempat lumpuh akibat endapan lumpur banjir, yang dalam prosesnya turut melibatkan personel TNI, Polri, dan warga setempat.
Menurut mereka, kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendukung indikator SDGs nomor 11 tentang Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan, agar desa kembali layak huni.
Fokus Seimbangkan Pemulihan Infrastruktur dan Pembangunan Mental

Pelaksanaan Program Trauma Healing pascabanjir di Aceh oleh Tim KKN UNY-UNSAM | Dokumentasi: Tim KKN Kemanusiaan Aceh Tamiang
Tak hanya berfokus pada pemulihan infrastruktur, kelompok tersebut juga memiliki program pembangunan mental dan karakter anak-anak di Desa Tengku Tinggi. Salah satu kegiatan yang lakukan adalah kampanye anti-perundungan melalui sosialisasi, termasuk menonton film animasi Jumbo.
Kegiatan ini kembali bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan sehat mental bagi anak, selaras dengan indikator SDGs nomor 3 mengenai Kehidupan Sehat dan Sejahtera.
Terdapat pula momen peringatan Isra Mi'raj dengan lomba adzan, mewarnai, serta pembuatan kaligrafi. Pengajian akbar dan aneka lomba desa dilakukan pula sebagai wadah hiburan dan sarana berkumpulnya masyarakaat secara gratis, mengimplementasikan SDGs nomor 4 mengenai Pendidikan Berkualitas di tengah masyarakat.
Menurut peserta KKN, kegiatan kemanusiaan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari komitmen Universitas Negeri Yogyakarta dan mitra perguruan tinggi untuk mendukung capaian SDGs di tingkat lokal maupun nasional.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


