air terjun mandin mangapan permata tersembunyi di asrinya pegunungan meratus - News | Good News From Indonesia 2026

Air Terjun Mandin Mangapan, Permata Tersembunyi di Asrinya Pegunungan Meratus

Air Terjun Mandin Mangapan, Permata Tersembunyi di Asrinya Pegunungan Meratus
images info

Air Terjun Mandin Mangapan, Permata Tersembunyi di Asrinya Pegunungan Meratus


Air Terjun Mandin Mangapan merupakan salah satu situs Geopark Meratus yang terletak di Desa Paramasan Atas, Kecamatan Paramasan, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Destinasi ini berada di kawasan hutan hujan tropis Gunung Ambilatau yang masih sangat alami dan terjaga keasliannya. Kawasan ini menjadi daya tarik bagi para pencinta petualangan karena lokasinya yang tersembunyi di kedalaman Pegununan Meratus.

Selain keindahan fisiknya, keberadaan air terjun ini juga berkaitan erat dengan kehidupan sosial dan budaya suku Dayak Paramas yang mendiami wilayah tersebut.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah menetapkan kawasan ini sebagai bagian dari Maha Karya Taman Bumi (Geopark) Meratus yang wajib dilestarikan. Pengunjung yang datang tidak hanya disuguhi pemandangan air jatuh, tetapi juga hamparan vegetasi hijau yang rimbun dan udara pegunungan yang bersih.

 

Sekilas Mengenai Air Terjun Mandin Mangapan

Secara etimologi, masyarakat lokal menyebut air terjun dengan istilah "Mandin". Nama "Mangapan" sendiri berasal dari bahasa Dayak Meratus yang merujuk pada sensasi saat seseorang berada di bawah kucuran air terjun yang deras.

Menurut penuturan tetua adat setempat, embun dan angin yang dihasilkan dari jatuhan air sering kali membuat orang bernapas pendek-pendek atau "termegap-megap" sambil membuka mulut karena kesegarannya, yang dalam bahasa setempat disebut mangapan.

Destinasi ini secara resmi mulai mendapatkan perhatian luas sebagai salah satu aset Geopark Meratus karena keunikan geologis dan keragaman hayati yang mengelilinginya. Keasrian hutannya masih sangat asli sehingga sehingga suara kicauan burung dan gemericik air menjadi latar suara di lokasi ini. Bagi suku Dayak Paramas, lingkungan ini adalah bagian dari ruang hidup yang dihormati secara turun-temurun melalui aturan adat dalam menjaga hutan.

Pemanfaatan Mandin Mangapan kini diarahkan pada sektor pariwisata minat khusus yang mengutamakan keberlanjutan. Sebagai pintu gerbang menuju Ibu Kota Negara (IKN), Kalimantan Selatan terus menonjolkan situs-situs alam seperti ini sebagai identitas daerah yang berkarakter kuat.

 

Daya Tarik Utama Mandin Mangapan

Daya tarik utama air terjun ini terletak pada bentuk aliran airnya yang estetis saat menuruni dinding tebing batu yang tidak rata.

Aliran airnya jernih dan dingin menyebar di permukaan batu. Di sekitar kolam jatuhan air, terdapat area bebatuan besar yang sering digunakan pengunjung untuk duduk bersantai sembari menikmati uap air yang terbawa angin pegunungan.

Kawan GNFI juga berkesempatan melihat langsung kebudayaan suku Dayak Paramas yang masih memegang teguh tradisi leluhur dalam menjaga ekosistem hutan. Keberadaan hutan hujan tropis di sekelilingnya menjadi rumah bagi berbagai flora endemik Kalimantan yang menambah nilai edukasi dalam setiap kunjungan.

Bagi Kawan yang menyukai aktivitas fisik, jalur menuju titik air terjun memberikan tantangan tersendiri melalui medan perbukitan yang menanjak.

Sepanjang perjalanan, Kawan akan disuguhi pemandangan lembah Meratus yang hijau sehingga sehingga rasa lelah akan terbayar lunas setibanya di depan Mandin Mangapan.

 

Akses Menuju Mandin Mangapan

Untuk menjangkau Air Terjun Mandin Mangapan, Kawan perlu menempuh perjalanan darat yang cukup panjang namun berpemandangan indah.

Terdapat beberapa jalan alternatif yang bisa dipilih, di antaranya melalui jalur penghubung di Kabupaten Hulu Sungai Selatan atau melalui rute dari arah Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu.

Dari pusat permukiman di Dusun Emil Pasar, perjalanan menggunakan kendaraan bermotor memerlukan waktu sekitar dua jam untuk sampai di titik awal pendakian.

Mengingat jalurnya yang membelah kawasan pegunungan, sangat disarankan untuk menggunakan kendaraan dengan performa yang baik. Sebagian akses jalan menuju Kecamatan Paramasan sudah mulai tertata, meskipun beberapa titik masih berupa jalan khas pegunungan yang memerlukan konsentrasi lebih.

Kawan GNFI dianjurkan untuk berangkat pada pagi hari agar memiliki waktu yang cukup untuk mengeksplorasi kawasan sebelum hari menjadi gelap.

 

Tips Berkunjung ke Air Terjun Mandin Mangapan

Saat mengunjungi Mandin Mangapan, sangat penting bagi Kawan untuk bertindak penuh tanggung jawab guna menjaga kelestarian situs Geopark ini.

Bawalah kembali seluruh sampah kemasan makanan atau minuman karena di dalam area hutan belum tersedia fasilitas tempat sampah yang memadai. Menghormati adat istiadat dan kebiasaan warga suku Dayak setempat juga menjadi hal utama yang harus diperhatikan demi kenyamanan bersama.

Pastikan Kawan menggunakan alas kaki yang memiliki daya cengkeram kuat karena jalan setapak di sekitar air terjun cenderung lembap dan licin. Persediaan air minum dan makanan ringan sebaiknya disiapkan sejak dari desa terakhir sebelum memasuki area pendakian.

Dengan menjaga kebersihan dan ketertiban, Kawan turut berkontribusi dalam melestarikan maha karya alam Kalimantan Selatan ini untuk generasi yang akan datang.

 

Ayo Rasakan Kesegaran Mandin Mangapan!

Mandin Mangapan adalah destinasi yang cocok bagi Kawan yang ingin merasakan harmoni sejati antara alam dan budaya Pegunungan Meratus. Pengalaman menembus hutan dan menyaksikan kemegahan air terjun setinggi 30 meter ini akan menjadi memori yang menyenangkan.

Jadi, kapan Kawan mau berkunjung ke Air Terjun Mandin Mangapan?

 

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.