kiki nasution utamakan bangun hubungan dengan masyarakat adat sebelum ngonten sabda bumi - News | Good News From Indonesia 2026

Kiki Nasution Utamakan Bangun Hubungan dengan Masyarakat Adat Sebelum Ngonten Sabda Bumi

Kiki Nasution Utamakan Bangun Hubungan dengan Masyarakat Adat Sebelum Ngonten Sabda Bumi
images info

Kiki Nasution Utamakan Bangun Hubungan dengan Masyarakat Adat Sebelum Ngonten Sabda Bumi


Sabda Bumi adalah siniar berseri yang menghadirkan dokumentasi menarik mengenai kearifan lokal masyarakat adat di Indonesia. Dipandu oleh fotografer, aktor, dan traveler, Kiki Nasution, siniar ini sudah sudah berjalan sejak 2023 lalu.

Mengenai namanya yang menggambarkan ke-Indonesia-an dalam segi bahasa, Kiki mengaku ide itu diambil dari saran pengarah kreatifnya. Sebelumnya sebenarnya Kiki ingin menamainya dengan nama berbahasa Inggris. Akan tetapi, karena siniar akan dikemas dengan mengangkat unsur lokal nama Sabda Bumi pun akhirnya disetujuinya.

Creative director-ku yang membikin logo dan branding-nya itu namanya Ace. Terus Ace bilang, ‘Kalau gua ngerasa kayak Sabda Bumi aja deh gitu’. Wah terdengar menarik kan, soalnya semua part of the system dan yang diceritakan tokoh-tokoh yang memberi pesan dari alam. Dia hanya medium, jadi yang bersabda itu bukan manusia, tapi bumi. Oke, langsung pakai,” ucap Kiki kepada Good News From Indonesia dalam segmen GoodTalk.

Sabda Bumi kini sudah mencapai 24 episode di mana ada banyak kisah menarik yang dihimpun Kiki dari para penganut tradisi lokal. Belum terbilang banyak bila dibandingkan dengan siniar-siniar arus utama lainnya karena ada satu tahapan yang perlu dilalui Kiki sebelum memproduksi konten.

Satu tahapan itu ialah menjalin hubungan di luar kamera. Kiki mengakui harus ada proses silahturahmi terlebih dahulu dengan masyarakat adat agar tidak seperti kreator konten lainnya.

“Banyak orang ke masyarakat adat itu memang agendanya memang bikin konten. Aku juga termasuk salah satu yang bikin konten. Tapi mereka lupa kalau untuk cara silahturahminya gitu loh. Mereka melihat orang masyarakat adat ini hanya sebuah objek untuk cerita. Jadi datang, syuting cepat, enggak membangun hubungan. Nah, kalau aku palng penting membangun hubungan itu dulu,” ujar Kiki.

Kiki mengetahui menjalin hubungan terlebih dahulu sebelum proses produksi dimulai akan memakan waktu dan tenaga. Akan tetapi, dari proses pendekatan dan pengenalan itulah ia bisa lebih dekat serta mendalam mengetahui bahasan yang perlu diangkat saat proses produksi dilakukan.

“Paling penting membangun hubungan itu karena banyak sekali cerita-cerita dari teman-teman di akara rumput ya, mereka merasa kayak seperti objek aja. Kayak orang datang untuk disyuting, udah, cabut, atau dijadiin konten, tapi enggak ada hubungan keberlanjutan selanjutnya. Jadi menurut aku itu elemen paling penting jika kita datang ke komunitas adat ya seperti kita manusia pada umumnya, main ke rumah teman, silahturahmi, bangun hubungan ke depannya,”ucapnya lagi.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Dimas Wahyu Indrajaya lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Dimas Wahyu Indrajaya.

DW
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.