danau linting deli serdang keajaiban air hangat di kaki bukit barisan - News | Good News From Indonesia 2026

Danau Linting Deli Serdang, Keajaiban Air Hangat di Kaki Bukit Barisan

Danau Linting Deli Serdang, Keajaiban Air Hangat di Kaki Bukit Barisan
images info

Danau Linting Deli Serdang, Keajaiban Air Hangat di Kaki Bukit Barisan


 

Sumatera Utara memiliki permata alam tersembunyi selain Danau Toba yang terletak di Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hulu Kabupaten Deli Serdang bernama Danau Linting.

Objek wisata ini merupakan danau vulkanik yang dikenal luas karena warna airnya yang sangat khas yaitu perpaduan antara biru kehijauan hingga toska yang cerah. 

Danau ini berada di kawasan pegunungan Bukit Barisan pada ketinggian sekitar 500 meter di atas permukaan laut sehingga sehingga udara di sekitarnya terasa sangat sejuk.

 

Sekilas Mengenai Danau Linting

Secara fisik Danau Linting memiliki diameter sekitar 240 meter namun kedalamannya hingga kini masih menjadi misteri karena belum dapat diukur secara pasti oleh otoritas setempat. 

Karena kedalamannya yang tidak terukur dan adanya arus bawah air yang tidak terduga pengunjung sangat dilarang untuk berenang hingga ke tengah danau. 

Pengelola telah menyediakan tangga dari susunan batu dan tanah di pinggiran danau agar wisatawan tetap bisa menikmati kehangatan air secara aman di area dangkal.

Kandungan mineral yang tinggi di dalam air memberikan tekstur yang berbeda saat bersentuhan dengan kulit sehingga sehingga banyak orang percaya bahwa air danau ini memiliki khasiat tertentu bagi kesehatan.

Meski demikian edukasi terkait fenomena vulkanik tetap menjadi bagian penting dari kunjungan ke lokasi ini agar masyarakat memahami proses geologi yang membentuk danau unik tersebut.

 

Mitos Putri Misterius dan Pantangan Lokal

Sebagaimana banyak destinasi alam di Nusantara Danau Linting juga tidak luput dari balutan kisah mistis dan legenda yang dipercayai oleh masyarakat setempat.

Salah satu mitos yang berkembang menceritakan tentang sosok putri cantik penghuni danau yang konon sering menampakkan diri di antara kabut tipis di atas permukaan air. Cerita rakyat ini secara tidak langsung berfungsi sebagai penjaga kearifan lokal agar para pendatang tetap menghormati lingkungan sekitar.

Ada pantangan yang cukup kuat bagi pengunjung untuk tidak berkata kasar atau berbuat tidak sopan selama berada di kawasan wisata ini. Masyarakat percaya bahwa perilaku yang tidak terpuji dapat mengundang kemarahan penghuni gaib dan menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan bagi pelanggar.

Terlepas dari kepercayaan tersebut aturan ini sebenarnya bertujuan baik untuk menjaga etika dan ketertiban umum di ruang publik.

 

Menjelajahi Gua Emas Gua Perak dan Kolam Putri

Sekitar 200 meter dari area danau utama terdapat kompleks wisata tambahan yang baru ditemukan pada tahun 2013 yaitu Gua Emas, Gua Perak, dan Kolam Putri. 

Ketiga spot ini menambah keragaman aktivitas bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi lebih jauh kekayaan alam Desa Rumah Rih. Kolam Putri terdiri dari beberapa kolam kecil yang konon ditemukan secara tidak sengaja melalui petunjuk dalam mimpi seorang juru kunci setempat.

Gua Emas dan Gua Perak menawarkan pengalaman susur gua singkat dengan formasi batuan yang unik di dalamnya. Penamaan gua-gua ini merujuk pada legenda kakek dan nenek misterius yang dipercaya pernah mendiami lorong-lorong tersebut di masa lampau.

Air yang keluar dari celah bebatuan di Kolam Putri sering dianggap memiliki khasiat menyembuhkan sehingga sehingga banyak pengunjung yang menyempatkan diri untuk membasuh muka di sana.

Fasilitas di area kolam dan gua ini masih tergolong sederhana namun cukup terawat berkat pengelolaan swadaya masyarakat lokal. Keberadaan objek-objek tambahan ini membuat waktu kunjungan Kawan ke Danau Linting menjadi lebih bervariasi karena tidak hanya terpaku pada panorama air semata.

 

Aksesibilitas dan Fasilitas di Danau Linting

Danau Linting berjarak sekitar 60 hingga 70 kilometer dari Kota Medan dengan waktu tempuh kurang lebih dua jam menggunakan kendaraan bermotor.

Rute perjalanan yang paling umum adalah melalui jalur Patumbak menuju Talun Kenas hingga sampai di wilayah STM Hulu. Kondisi jalan menuju lokasi sebagian besar sudah beraspal halus namun Kawan perlu waspada terhadap ruas jalan yang sempit dan berkelok.

Fasilitas penunjang di kawasan wisata ini meliputi area parkir yang cukup luas bagi kendaraan roda dua maupun roda empat. Di sepanjang tepian danau tersedia deretan warung makan sederhana serta jasa penyewaan tikar bagi pengunjung.

 

Ayo Berkunjung ke Danau Linting!

Harga tiket masuk ke kawasan wisata Danau Linting terjangkau, yaitu hanya sebesar Rp.000 per orang. Objek wisata ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 17.00.

Mengunjungi Danau Linting memberikan pengalaman wisata yang berbeda melalui perpaduan antara fenomena geologi yang langka dan suasana hutan yang menenangkan.

Destinasi ini membuktikan bahwa Deli Serdang memiliki kekayaan alam yang patut dibanggakan dan dirawat kelestariannya demi keindahan masa depan.

Jadi kapan Kawan akan merencanakan perjalanan untuk merasakan hangatnya air biru toska di Danau Linting ini?

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Muhammad Fazer Mileneo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Muhammad Fazer Mileneo.

MF
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.