laga persis solo vs psim yogyakarta pada 1960 laskar mataram kunci gelar juara tanpa kekalahan - News | Good News From Indonesia 2026

Laga PERSIS Solo vs PSIM Yogyakarta pada 1960, Laskar Mataram Kunci Gelar Juara Tanpa Kekalahan

Laga PERSIS Solo vs PSIM Yogyakarta pada 1960, Laskar Mataram Kunci Gelar Juara Tanpa Kekalahan
images info

Laga PERSIS Solo vs PSIM Yogyakarta pada 1960, Laskar Mataram Kunci Gelar Juara Tanpa Kekalahan


Laga klasik antara PERSIS Solo vs PSIM Yogyakarta sudah terjadi berulang kali sejak lama. Salah satu laga antara kedua tim ini pernah terjadi pada akhir 1960.

Pertandingan antara PERSIS vs PSIM ini terjadi dalam rangkaian Kedjuaraan PSSI Zone C Jawa Tengah yang digelar waktu itu. Laga ini juga menjadi pertandingan terakhir dalam helatan kompetisi ini.

Uniknya, laga ini sempat ditunda sehari dari jadwal yang sudah diagendakan. Kondisi cuaca yang tidak memungkinkan di Solo pada waktu itu membuat helatan pertandingan ini mesti ditunda sehari dari jadwal.

Lantas bagaimana jalannya pertandingan antara PERSIS Solo vs PSIM Yogyakarta pada waktu itu?

Mundur Sehari dari Jadwal

Dikutip dari artikel "P.S.I.M Djuara Tidak Terkalahkan" yang terbit di surat kabar Nasional edisi 28 Desember 1960, laga antara PERSIS Solo vs PSIM Yogyakarta pada awalnya direncanakan akan digelar pada Sabtu, 24 Desember 1960. Namun pada saat hari yang ditentukan, cuaca di Solo waktu itu tidak memungkinkan untuk menggelar pertandingan.

Hujan deras melanda Kota Solo sejak beberapa jam sebelum jadwal yang ditentukan. Hal ini membuat lapangan di Stadion Sriwedari yang menjadi tempat berlangsungnya pertandingan ini tergenang.

Akibatnya laga antara kedua tim ini tidak bisa digelar sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Sesuai dengan aturan PSSI yang berlaku pada waktu itu, pertandingan ini kemudian ditunda dan akan digelar keesokan harinya.

Akhirnya laga antara PERSIS Solo vs PSIM Yogyakarta waktu itu kembali digelar di tempat yang sama keesokan hari, Minggu 25 Desember 1960 pada pukul 08.00 WIB.

Susunan Pemain PERSIS Solo vs PSIM Yogyakarta

Wasit Djuraimi dari Salatiga bertindak sebagai pengadil pada laga ini. Sesuai jadwal yang sudah ditentukan, akhirnya laga ini secara resmi digelar walau sempat tertunda akibat kondisi cuaca sebelumnya.

Pada laga ini, kedua tim tidak menurunkan kesebelasan terbaiknya. Kesebelasan yang diturunkan oleh PERSIS Solo pada laga ini adalah Sudarto; Gijadi, King Hian; Marjoto, Ratman, Sarwono; Mursabdo, Kardilan, Muljadi; Hartono, Eddy Surjo.

Di sisi lain, tim tamu menurunkan Sumarno; Gijanto, Tugimin; Sumari, Rais, Aslam; Sius, Binarso, Sudjono; Purwono, Leo Sudarto.

Laskar Mataram Tidak Terkalahkan

Meskipun sama-sama tidak menurunkan kesebelasan terbaiknya, laga antara kedua tim ini tetap berlangsung seru. Jual beli serangan langsung terjadi begitu wasit Djuraimi meniupkan peluit tanda pertandingan dimulai.

Tidak butuh waktu lama untuk menunggu gol tercipta pada laga ini. Baru sepuluh menit laga berjalan, Sius berhasil mencetak dua gol dan memberikan keunggulan untuk tim tamu Laskar Mataram (Julukan PSIM Yogyakarta).

Tuan rumah sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Kardilan dari titik putih di penghujung babak pertama. Skor 2-1 untuk keunggulan PSIM bertahan hingga berakhirnya babak pertama.

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan masih berlangsung tinggi. Tujuh menit babak kedua berjalan, PSIM Yogyakarta makin memperlebar keunggulan berkat gol bunuh diri Ratman ke gawang sendiri.

Laskar Sambernyawa (Julukan PERSIS Solo) sempat kembali memperkecil ketertinggalan lewat gol Mursabdo pada menit ke-69. Namun skor akhir 3-2 untuk kemenangan tim tamu tetap bertahan hingga peluit panjang tanda pertandingan berakhir dibunyikan.

Hasil ini membuat PSIM Yogyakarta mengunci gelar juara Kedjuaraan PSSI Zone C Jawa Tengah. Tidak hanya itu, gelar juara ini cukup terasa istimewa bagi PSIM karena berhasil diraih Laskar Mataram tanpa sekalipun mengalami kekalahan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Irfan Jumadil Aslam lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Irfan Jumadil Aslam.

IJ
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.