uny tanam mangrove dan bersihkan pantai pasir mendit - News | Good News From Indonesia 2026

KKN UNY Tanam Mangrove dan Bersihkan Pantai Pasir Mendit bersama Mahasiswa Internasional

KKN UNY Tanam Mangrove dan Bersihkan Pantai Pasir Mendit bersama Mahasiswa Internasional
images info

KKN UNY Tanam Mangrove dan Bersihkan Pantai Pasir Mendit bersama Mahasiswa Internasional


Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) melalui kegiatan penanaman pohon mangrove di kawasan pesisir Pantai Pasir Mendit, Jangkaran, Temon, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta pada Minggu (12/10/25).

Aktivitas ini merupakan bagian dari kontribusi UNY dalam mendukung upaya pelestarian ekosistem pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan mahasiswa.

Sebanyak 90 mahasiswa UNY, khususnya Departemen Pendidikan Biologi FMIPA UNY terlibat langsung. Tidak hanya mahasiswa lokal, kegiatan tersebut juga diikuti oleh sejumlah mahasiswa asing dari berbagai negara yang sedang menempuh pendidikan di UNY.

Keterlibatan mahasiswa lintas negara menunjukkan bahwa isu pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang bersifat global.

baca juga

KKN UNY

Sejak awal kegiatan, para mahasiswa langsung diarahkan untuk melakukan penanaman mangrove di area pesisir yang telah ditentukan. Tanpa adanya seremoni atau penanaman simbolis, seluruh peserta terjun langsung ke lapangan dan bekerja secara kolaboratif.

Dengan pendampingan dari panitia dan pihak terkait, mahasiswa mendapatkan arahan mengenai teknik penanaman mangrove yang tepat agar bibit dapat tumbuh dan berkembang secara optimal di lingkungan pesisir.

Mangrove dipilih karena memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan ekosistem pantai. Tanaman ini mampu menahan abrasi, mengurangi dampak gelombang laut, serta menjadi habitat penting bagi berbagai organisme laut.

Selain itu, hutan mangrove juga dikenal sebagai penyerap karbon yang efektif sehingga berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim.

Penanaman mangrove di Pantai Pasir Mendit diharapkan dapat memperkuat ketahanan wilayah pesisir sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan dalam jangka panjang.

Setelah seluruh rangkaian penanaman mangrove selesai dilakukan, aktivitas dilanjutkan dengan aksi pembersihan pantai. Para mahasiswa menyusuri garis pantai untuk mengumpulkan berbagai jenis sampah yang mencemari kawasan pesisir.

baca juga

Sampah plastik, limbah rumah tangga, serta material anorganik lainnya menjadi fokus utama dalam kegiatan bersih pantai ini.

Sampah yang berhasil dikumpulkan kemudian dipilah sesuai dengan jenisnya. Proses pemilahan ini bertujuan untuk memudahkan pengelolaan sampah lebih lanjut serta meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya pengelolaan limbah yang bertanggung jawab.

Kegiatan pembersihan pantai ini menjadi langkah awal dalam menciptakan lingkungan pesisir yang bersih dan sehat, sekaligus mendukung keberhasilan penanaman mangrove yang telah dilakukan sebelumnya.

Dokumentasi Pribadi

Bagi Kawan GNFI, kegiatan ini menegaskan bahwa upaya pelestarian lingkungan tidak dapat dilakukan secara parsial. Penanaman mangrove perlu diimbangi dengan kondisi lingkungan pantai yang bersih agar ekosistem pesisir dapat berfungsi secara optimal.

Sampah plastik dan limbah anorganik yang menumpuk di kawasan pantai tidak hanya merusak keindahan alam, tetapi juga mengancam pertumbuhan mangrove dan kehidupan biota laut.

Melalui kegiatan ini, UNY berupaya menanamkan nilai kepedulian dan tanggung jawab lingkungan kepada mahasiswa sebagai generasi muda.

Keterlibatan langsung di lapangan memberikan pengalaman nyata mengenai pentingnya menjaga keseimbangan alam, khususnya di wilayah pesisir yang rentan terhadap kerusakan lingkungan.

Pengalaman ini diharapkan dapat membentuk karakter mahasiswa yang lebih peduli dan berkelanjutan dalam bersikap maupun bertindak.

baca juga

Selain memberikan dampak ekologis, penanaman mangrove dan pembersihan pantai ini juga memiliki nilai sosial. Kehadiran mahasiswa di kawasan pesisir membuka ruang interaksi positif dengan masyarakat sekitar serta menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam menjawab persoalan lingkungan.

Sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

Ke depan, UNY yang juga berkomitmen untuk mendukung Sustainable Development Goals akan terus melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pelestarian lingkungan.

Kegiatan di Pantai Pasir Mendit ini diharapkan tidak berhenti sebagai agenda satu kali, melainkan menjadi bagian dari gerakan berkelanjutan yang melibatkan mahasiswa, akademisi, dan masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir Indonesia sebagai bagian dari wujud dukungan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

SM
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.