Olahraga sudah menjadi aktivitas rutin yang biasanya dilakukan pada pagi ataupun sore hari selain untuk kesehatan, olahraga menjadi tren gaya hidup masa kini. Berdasarkan riset Populix, 94% dari 1.030 responden gemar melakukan olahraga, data tersebut membuktikan bahwa ini cukup banyak digemari.
Bagi Kawan GNFI di Kota Padang melakukan olahraga di area terbuka dapat menjadi salah satu pilihan ketika merasa bosan melakukan olahraga di area tertutup, karena Kota Padang menawarkan berbagai tempat yang beranekaragam untuk melakukan kegiatan.
Beberapa area di kota ini selain untuk kegiatan wisata dan kuliner, juga bisa dijadikan spot olahraga yang berbeda karena spot ini menawarkan pemandangan alam. Berikut rekomendasinya!
1. Pantai Purus

Pantai Purus | Dokumentasi Pribadi
Pantai Purus merupakan salah satu destinasi yang terletak di pusat Kota Padang Pantai ini juga sering disebut Taplau (Tapi lauik bahasa Minang dari tepi laut) atau Pantai Padang. Terletak di Jalan Samudera-Purus, Kecamatan Padang Barat, pantai ini membentang di sepanjang jalan utama kota dengan hamparan pemandangan laut yang luas.
Pada pagi hari, area pantai ini belum terlalu padat dengan kendaraan dan pedagang, jadi untuk aktivitas olahraga akan sangat leluasa karena belum terlalu banyak aktivitas di sekitar pantai.
Lain halnya jika olahraga pada sore hari, suasana di pantai akan semakin ramai, tetapi hal inilah yang menjadi daya tariknya, sambil olahraga Kawan GNFI bisa melihat aktivitas orang-orang di area pantai sembari menikmati sunset.
Biasanya aktivitas olahraga yang sering dilakukan pada area ini yakni berjalan kaki, jogging, lari, atau bersepeda . Jika Lelah berolahraga, Kawan GNFI bisa berisitirahat di tempat duduk yang teredia di sekitar Pantai.
Selain jadi spot olahraga, Pantai Purus ramai dengan kegiatan berwisata, kulineran, dan nongkrong.
2. Gunung Padang

Gunung padang | Dokumentasi Pribadi
Gunung Padang ini cocok untuk dijadikan track olahraga yang menanjak dengan menaiki anak tangga. Selama menyusuri tangga menuju puncak, kawan GNFI akan disugukahkan dengan pemandangan pantai dan monyet liar, tidak menganggu tetapi Kawan GNFI harus tetap berahati-hati.
Berdasarkan Informasi dari akun Instagram @fahmiryz untuk memasuki area ini Kawan GNFI terlebih dahulu membayar tiket masuk Rp10.000/orang untuk dewasa dan Rp5.000/orang untuk anak-anak, pembayaran hanya dapat dilakukan secara nontunai.
Gunung Padang atau dikenal sebagai Bukit Siti Nurbaya, merupakan area dataran tinggi di Padang yang Ikonik. Dilansir dari National Geographic nama tempat ini diangkat dari tokoh fiktif yang ditulis oleh Marah Roesli seorang sastrawan nasional dari suku Minangkabau dan berasal dari Sumatra Barat tentang kisah “Kasih Tak Sampai”.
Gunung ini berada sekitar 80 meter di atas permukaan laut berdasarkan informasi yang diperoleh dari Indonesia Kaya. Di tempat ini terdapat peninggalan pendudukan Jepang berupa sisa bunker, makam Siti Nurbaya situs yang difungsikan untuk mengenang legenda tersebut, dan Taman Siti Nurbaya yang bisa dinikmati saat sampai di Pucak Gunung Padang.
3. Jalan Menuju Pantai Air Manis

Jalan Menuju Pantai Air Manis | Dokumentasi Pribadi
Pantai Air Manis merupakan pantai yang dkenal dengan situs batu malin kundang yang menjadi salah satu legenda ikonik cerita rakyat Indonesia, tentang anak durhaka yang dikutuk menjadi batu.
Ada beberapa jalan yang dapat diakses untuk dapat menuju Pantai Air Manis, salah satunya akses jalan yang masih terbilang baru dan tidak jauh dari Gunung Padang, aksesnya melewati belakang Bukit Gado-Gado dengan ruas jalan yang cukup luas dan aspal yang mulus, area jalanan inilah yang menjadi spot favorite untuk berolahraga disaat pagi maupun sore hari, area jalan ini juga masih sangat alami dengan banyaknya tumbuhan.
Karena area ini menanjak, Kawan GNFI bisa melihat pemandangan pantai dari ketinggian. Track yang akan dilalui Kawan GNFI bervariasi yakni menanjak dan datar sangat cocok untuk jalan, jogging, lari, atau bersepeda.
4. Kawasan Batang Arau

Kawasan Batang Arau | Dokumentasi Pribadi
Kawasan Sungai Arau yang terintegrasi dengan beberapa daerah lainnya menjadi salah satu destinasi wisata sejarah Kota Padang. Saat melakukan kegiatan jalan, jogging, ataupun lari, Kawan GNFI akan diperlihatkan dengan bangunan cagar budaya peninggalan masa kolonial Belanda atau dikenal dengan Kota Tua Padang dan pemandangan Sungai Batang Arau dengan kapal yang bersandar di area tersebut.
Kawan GNFI bisa melanjutkan track ke arah Jembatan Siti Nurbaya yang dapat memperlihatkan sungai Batang Arau dari atas atau dapat melanjutkan perjalanan ke arah Pondok, kawasan Kampung China Padang dengan tampilan arsitektur Tionghoa pada bangunannya. Kawasan ini terintegrasi dengan beberapa tempat yang masih bisa Kawan GNFI explore untuk berolahraga.
5. Muaro Penjalinan

Muaro Penjalinan | Dokumentasi Pribadi
Muaro Penjalinan terletak di Batang Kabung Ganting, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang. Lokasi ini sangat nyaman dijadikan spot olahraga karenakan banyaknya pepohonan yang membuat area teduh dan sejuk.
Sepanjang area Kawan GNFI juga bisa melihat muara air tempat dimana aliran air tawar atau sungai dengan air laut bertemu, area ini masih masuk kedalam wilayah pesisir yang dimana tak jauh dari Pantai Ujung Batu.
Pada pagi ataupun sore hari, tempat ini sangat cocok untuk jalan, jogging, lari, atau bersepeda dengan mengelilingi area sekitar Muaro Penjalinan melalui jembatan atau melanjutkan track olahraga menuju Pantai Ujung Batu dengan menyebrangi Jembatan Muaro Penjalinan. Tempat ini juga cocok bagi Kawan GNFIyang suka dengan ketenangan sembari duduk di rerumputan sekitar area untuk berisitirahat sejenak setelah berolahraga.
Olahraga jadi lebih menarik ketika disuguhkan dengan pemandangan alam. Kota Padang dengan beberapa area perairannya, selain menjadikannya destinasi wisata dan kuliner, tempat-tempat tersebut juga sangat cocok untuk dijadikan spot berolahraga sambil melihat pemandangan, jadi bikin Kawan GNFI tambah semangat berolahraga gak sih?
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


