Ada Kaka Ronaldo Messi di sepak bola Indonesia. Ia main bersama klub PSM Makassar.
Ya, Kawan tidak salah baca. Kaka Ronaldo Messi memang bermain di Indonesia. Tentu saja maksudnya bukan Ricardo Kaka, Cristiano Ronaldo, dan Lionel Messi, melainkan Kaka Amrullah Ronaldo Messi, pemain muda yang baru saja dipromosikan PSM ke tim utama.
Nama Kaka Ronaldo Messi awalnya muncul dalam daftar pemain PSM saat menghadapi Persijap Jepara dalam laga lanjutan Super League 2025-2026 pada Sabtu (24/1/2026) lalu. Tak ayal, perhatian pencinta sepak bola Indonesia pun tertuju kepadanya lantaran namanya begitu unik.
Di Stadion Gelora Bumi Kartini tempat digelarnya laga, mungkin banyak juga yang penasaran ingin melihat aksi Kaka Ronaldo Messi di lapangan. Hanya saja, rasa penasaran itu harus disimpan dulu karena sang pemain ternyata tidak diturunkan dan hanya duduk di bangku cadangan selama 90 menit.
Di hadapan Persijap, PSM kesulitan mengembangkan permainan. Bisa dimaklumi apabila Kaka Ronaldo Messi belum dimainkan dalam laga yang demikian berat karena usianya masih sangat muda, yakni 18 tahun. PSM sendiri kala itu menelan kekalahan 0-2.
Kaka Ronaldo Messi, Nama Berisi 3 Legenda
Kaka Ronaldo Messi adalah pemain PSM yang berposisi gelandang tengah. Sebagai pemain sepak bola, ia menimba ilmu di tim junior klub berjuluk Juku Eja itu.
Kaka Ronaldo Messi sebelumnya bermain di PSM U-20. Ia berkompetisi di Elite Pro Academy (EPA), ajang yang mempertemukan tim-tim usia muda dari klub yang berlaga di Super League. Performanya pun cukup ciamik dengan torehan sejumlah gol dan assist.
Kini di tim senior, ia dipercaya untuk mengenakan nomor 19. Di punggungnya, nama yang dipakai adalah Ronaldo Messi.
Untuk Kawan ketahui, Kaka, Ronaldo, dan Messi adalah tiga pemain sepak bola legendaris asal Brasil, Portugal, dan Argentina. Ketiganya juga sama-sama pernah dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia dengan dianugerahi penghargaan Ballon d'Or.
Kaka meraih Ballon d'Or pada 2007 saat membela AC Milan. Sementara itu Ronaldo mendapatkannya lima kali, tepatnya pada 2008, 2013, 2014, 2016, dan 2017 kala berseragam Manchester United dan Real Madrid. Lalu Messi mendapatkannya delapan kali pada tahun 2009, 2010, 2011, 2012, 2015, 2019, 2021, dan 2023, yang sekaligus membuatnya jadi peraih Ballon d'Or terbanyak sepanjang sejarah.
Sebagai gelandang tengah dan serang, Kaka Ronaldo Messi harus menghadapi persaingan ketat untuk menjadi pilihan utama Pelatih PSM, Tomas Trucha. Di posisi tersebut, kini ada nama kawakan seperti Rasyid Bakri, juga legiun asing yakni Savio Roberto dan Daisuke Sakai yang selama ini lebih banyak diandalkan.
Di Indonesia, pemain sepak bola dengan nama Kaka, Ronaldo, atau Messi, sebetulnya bukan hal baru.
Sebelumnya, ada pemain bernama Arkhan Kaka yang memperkuat Timnas U-20 Indonesia dan Persis Solo. Kemudian ada pula pemain Semen Padang, Ronaldo Kwateh, yang merupakan anak dari pemain asal Liberia yang lama merumput di Indonesia, Roberto Kwateh, juga Mbida Messi yang pernah jadi pemain asing Persib.
Menariknya lagi, selain ketiga nama tersebut, masih ada sederet pemain lain di Indonesia yang menyandang nama-nama pesepak bola legendaris dunia. Misalnya, Borneo FC punya Alfarezi Buffon yang ternyata bukan kiper melainkan bek. Lalu, ada kakak beradik Gian Zola dan Beckham Putra Nugraha di Barito Putera dan Persib.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


