Di tengah berbagai upaya menciptakan sekolah yang aman, inklusif, dan ramah bagi semua murid, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan sebuah lagu edukatif berjudul “Rukun Sama Teman”. Lagu ini dirilis sebagai media pembelajaran karakter yang sederhana, mudah diingat, dan relevan dengan kehidupan sehari-hari anak-anak di sekolah.
Yang membuat lagu ini begitu istimewa adalah bahwa penciptanya bukan musisi profesional, melainkan Mendikdasmen Abdul Mu’ti sendiri. Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah ingin menempatkan pendidikan karakter bukan hanya sebagai wacana, tetapi sebagai gerakan nyata yang menyentuh ruang kelas hingga rumah.
Untuk menambah daya tarik, lagu ini dinyanyikan oleh dua penyanyi cilik viral, Quinn Salman dan Prince Poetiray, keduanya sebelumnya mencuri perhatian melalui lagu “Selalu Ada di Nadimu”. Suara mereka yang lembut dan penuh emosi membuat pesan kebaikan dalam lagu ini terasa lebih hangat dan dekat dengan anak-anak.
Ciptakan Budaya Tenggang Rasa
Peluncuran lagu ini merupakan bagian dari program Budaya Sekolah Aman dan Nyaman, sebuah inisiatif Kemendikdasmen untuk membangun lingkungan yang:
- bebas perundungan,
- menghargai keberagaman,
- mendukung tumbuh kembang anak,
- serta mendorong interaksi sosial yang sehat.
Melalui lagu, nilai-nilai tersebut disampaikan dengan cara yang lebih menyenangkan dan mudah dipahami anak usia sekolah dasar hingga menengah.
Menteri Mu’ti berharap lagu ini bisa menjadi pengingat bahwa setiap anak berhak merasa aman, diterima, dan dihargai di lingkungan sekolah.
Dinyanyikan Saat Momentum Belajar

Lagu ini tidak hanya untuk dinyanyikan, tetapi untuk dibiasakan dalam keseharian. Lagu “Rukun Sama Teman” dirancang untuk digunakan dalam berbagai kegiatan, seperti:
- Kegiatan Belajar
Diputar sebelum atau sesudah pelajaran untuk membangun suasana positif di kelas.
- Upacara Sekolah
Bisa dijadikan pengiring ketika sesi pembinaan karakter.
- Kegiatan Literasi & Projek Profil Pelajar Pancasila
Menguatkan dimensi gotong royong, empati, dan komunikasi.
- Edukasi Anti-Bullying
Sebagai alat bantu guru dalam menjelaskan pentingnya saling menghormati.
- Kegiatan Orang Tua & Anak di Rumah
Membantu orang tua menanamkan nilai-nilai moral secara ringan dan natural.
Lirik Lagu “Rukun Sama Teman” – Ciptaan Mendikdasmen Abdul Mu’ti
Lirik: Abdul Mu’ti
Aransemen: Dwiki Dharmawan
Vokal: Quinn Salman & Prince Poetiray
Semua insan ciptaan Tuhan
Berbeda rupa dan kemampuan
Mari saling menghormati
Jangan saling menyakiti
Tak ada guna permusuhan
Tak ada guna pertengkaran
Mari jalin persahabatan
Rukun sama teman
Banyak kawan kita tenang
Banyak sahabat kita hebat
Mari bergandeng tangan
Rukun sama teman
(pengulangan pada bait-bait berikutnya)
Lirik lengkap dapat dinikmati melalui kanal YouTube Cerdas Berkarakter Kemendikdasmen RI. Untuk mengunduh lirik lagu Rukun Sama Teman dalam format PDF silakan klik di sini.
Makna dan Pesan Moral dalam Lagu “Rukun Sama Teman”
Lagu ini memuat pesan besar melalui lirik yang sederhana:
- Semua Anak Berharga
Bait pertama mengingatkan bahwa setiap manusia adalah ciptaan Tuhan dengan keunikan masing-masing. Tidak ada yang lebih tinggi atau rendah.
- Menghormati Sesama
Dengan perbedaan kemampuan, karakter, dan latar belakang, anak-anak diajak untuk tetap saling menghormati tanpa menyakiti.
- Konflik Tidak Memberi Manfaat
“Tak ada guna permusuhan” adalah pengingat kuat bahwa pertengkaran hanya merugikan, bukan jalan untuk menyelesaikan masalah.
- Persahabatan Membawa Ketentraman
Semakin banyak teman, semakin kuat rasa aman dan nyaman di lingkungan sekolah.
- Gotong Royong dan Kerja Sama
Ajakannya untuk “bergandeng tangan” mengandung nilai Pancasila: kebersamaan, empati, dan tolong-menolong.
Pesan moral ini sangat penting bagi generasi muda, terutama di era digital ketika interaksi sosial sering terjadi tanpa filter dan rentan menimbulkan kesalahpahaman.
Pembelajaran Karakter Lewat Lagu
- Mudah diingat: Melodi ringan dan repetisi membuat anak cepat hafal.
- Pesan langsung & relevan: Menggambarkan situasi nyata di sekolah.
- Bisa digunakan lintas jenjang: SD hingga SMP.
- Cocok untuk kampanye anti-bullying.
- Mendukung implementasi Kurikulum Merdeka khususnya Projek Profil Pelajar Pancasila.
Guru maupun orang tua dapat menggunakannya sebagai pembuka diskusi tentang empati, toleransi, dan cara menyelesaikan konflik sosial.
“Rukun Sama Teman” bukan hanya lagu, tetapi gerakan kecil menuju sekolah yang lebih aman dan manusiawi. Ketika anak menyanyikannya setiap hari, nilai-nilai kebaikan itu perlahan menjadi kebiasaan: menghormati teman, tidak membeda-bedakan, dan membangun persahabatan yang kuat.
Semakin sering lagu ini diputar, semakin luas pula pengaruh positifnya bagi kelas, sekolah, bahkan keluarga. Jika kamu ingin mengajarkan nilai rukun dan toleransi dengan cara yang menyenangkan, lagu ini adalah pilihan terbaik.
Yuk, dengarkan, hafalkan, dan nyanyikan bersama!
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


