Sayur brongkos atau jangan brongkos adalah salah satu makanan tradisional khas yang bisa Kawan cicipi ketika berkunjung ke daerah Yogyakarta. Selain di Yogyakarta, kuliner khas yang satu ini juga umum dijumpai di Jawa Tengah dan sekitarnya.
Tahukah Kawan, ternyata sayur brongkos ini menjadi salah satu makanan favorit Sultan dulunya. Meskipun demikian, setiap orang sudah bisa mencicipi kuliner tradisional tersebut pada saat ini.
Apalagi terdapat beberapa warung makan di beberapa titik di Yogyakarta yang menyediakan menu ini bagi para pelanggannya. Tidak hanya itu, ada juga warung makan yang identik dengan menu yang satu ini dan sudah beroperasi sejak puluhan tahun silam.
Bagaimana pembahasan lebih lanjut seputar makanan tradisional khas Yogyakarta tersebut? Temukan keunikan terkait sayur brongkos beserta penjelasan lainnya dalam artikel berikut ini.
Mengenal Brongkos, Makanan Tradisional Khas Yogyakarta
Brongkos menjadi salah satu kuliner khas yang umum dijumpai di daerah Yogyakarta dan sekitarnya. Seperti yang sudah dijelaskan pada bagian sebelumnya, kuliner ini juga bisa Kawan jumpai di beberapa daerah yang ada di Jawa Tengah.
Dikutip dari buku Agustina Dwi Rahayu yang berjudul Jejak Rasa dari Yogyakarta, asal nama makanan khas Yogyakarta ini diyakini berasal dari bahasa asing, yakni "Brownhorst". Kata ini kemudian diplesetkan oleh masyarakat Jawa menjadi "Brongkos" dan digunakan sebagai nama kuliner tradisional tersebut.
Secara umum, brongkos merupakan makanan yang terdiri dari potongan daging, telur, tahu, kacang tolo, kacang merah, dan bahan-bahan lainnya. Semua bahan ini nantinya akan dimasak dengan kuah santan bersama rempah-rempah lainnya.
Sama seperti lauk pada umumnya, brongkos biasanya disajikan bersama nasi putih. Perpaduan antara sayur brongkos dengan sepiring nani memberikan cita rasa yang unik dan khas dari kuliner tradisional tersebut.
Menu Favorit Sultan
Cita rasa dari sayur brongkos membuat kuliner yang satu ini menjadi satu menu kuliner yang digemari oleh Sultan. Tidak jarang menu makanan ini juga dihidangkan bagi tamu negara yang bertamu ke daerah Yogyakarta.
Hal ini membuat sayur brongkos dikenal sebagai salah satu hidangan Jawa klasik. Beberapa kuliner khas Jawa lain yang juga dianggap seperti ini adalah gudeg, sayur lodeh, hingga rawon.
Sayur brongkos juga memiliki nilai yang lebih dari sekadar makanan saja. Kuliner yang satu ini juga memiliki nilai budaya yang terkandung di dalamnya.
Terbukti pada 2018 silam, sayur brongkos secara resmi menjadi salah satu Warisan Budaya Takbenda Indonesia.
Warung Brongkos Legendaris di Yogyakarta
Jika Kawan tertarik untuk mencoba kuliner yang satu ini, terdapat beberapa warung yang menyediakan menu makanan ini bagi para pelanggan. Ada juga warung-warung legendaris yang dikenal sudah berjualan sayur brongkos sejak lama.
Salah satu warung makanan yang cukup familiar dengan menu yang satu ini adalah Warung Brongkos Handayani. Dinukil dari laman Portal Berita Pemerintah Kota Yogyakarta, Warung Brongkos Handayani ini berada di selatan Alun-Alun Kidul Yogyakarta.
Warung ini sendiri sudah beroperasi sejak 1975 silam. Meskipun sudah berjalan selama puluhan tahun lamanya, Warung Brongkos Handayani masih tetap eksis dan melayani para pengunjung yang datang hingga saat ini.
Terdapat beberapa pilihan menu brongkos yang tersedia di warung tersebut, seperti brongkos tahu, brongkos telur, hingga brongkos campur. Selain itu, Warung Brongkos Handayani juga menyediakan menu lain bagi para pengunjung yang datang, seperti soto, nasi pecel, dan lainnya.
Itulah pembahasan seputar sayur brongkos khas Yogyakarta. Apakah Kawan tertarik untuk mencicipi makanan tradisional khas Yogyakarta tersebut nantinya?
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


