mengapa lombok dijuluki sebagai pulau seribu masjid - News | Good News From Indonesia 2026

Ini Dia Alasan Mengapa Lombok Dijuluki sebagai Pulau Seribu Masjid

Ini Dia Alasan Mengapa Lombok Dijuluki sebagai Pulau Seribu Masjid
images info

Ini Dia Alasan Mengapa Lombok Dijuluki sebagai Pulau Seribu Masjid


Tahukah Kawan GNFI, selain terkenal dengan keindahan pantainya yang mendunia, pulau Lombok yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Barat memiliki julukan sebagai ‘Pulau Seribu Masjid’.

Julukan ini ternyata bukan sekadar kiasan belaka, tapi ada hal yang mendasari hingga menjadi cerminan akan lanskap budaya dan religiusitas masyarakat di wilayahnya.

Ingin tahu alasan Lombok dijuluki sebagai Pulau Seribu Masjid? Simak selengkapnya, ya, Kawan GNFI untuk #MakinTahuNTB.

Sejarah Awal Julukan ‘Pulau Seribu Masjid’ untuk Lombok

Masjid-masjid di Lombok tidak hanya unggul dari kuantitas saja, tetapi menonjol secara kualitas arsitekturnya. Dari desain ikonik dengan paduan kearifan lokal masyarakat suku Sasak, sejarah yang meliputinya, hingga bergaya Timur Tengah dengan nuansa lokal modern menjadi daya tarik tersendiri.

Secara historis, julukan Lombok sebagai ‘Pulau Seribu Masjid’ berawal dari Effendi Zarkasih, Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama, yang pada tahun 1970-an dalam sebuah peresmian acara kunjungan kerja di Lombok, terkesan melihat begitu banyaknya masjid di pulau yang cukup kecil ini.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik, masjid di Nusa Tenggara Barat pada tahun 2014 mencapai 5.348 masjid untuk seluruh wilayahnya dengan terbanyak di wilayah Lombok Tengah mencapai 1.460 masjid.

Hal ini menunjukkan bahwa memang masjid di Lombok tersebar luas dan sejalan dengan julukan yang disematkannya.

Peran masjid dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat Lombok pun erat kaitannya dengan masyarakat asli suku Sasak yang mendiaminya dengan mayoritas beragama islam.

Masjid di sini selain sebagai tempat beribadah, terdapat identitas komunal yang bagi masyarakat Sasak–dengan membangun masjid–menjadi simbol akan kebanggaan dan gotong royong antarwarganya.

Selain itu, masjid juga menjadi pusat pendidikan dan pusat kehidupan sosial seperti untuk anak-anak belajar mengaji, belajar bahasa Arab, dan tempat untuk masyarakat berdiskusi tentang urusan desa.

Hal-hal tersebut yang mendasari alasan mengapa Lombok dijuluki dengan ‘Pulau Seribu Masjid’. Peran multifungsi, bagian penting dari budaya dan sejarah juga ikut memperkuat identitasnya hingga jadi cerminan akan kehidupan beragama di Pulau Lombok.

baca juga

Masjid Paling Ikonik di Pulau Lombok

Bagi Kawan GNFI yang ingin menyambangi masjid ikonik yang tak hanya menjadi tempat ibadah, tapi menjadi destinasi wisata religi dengan arsitektur yang dimilikinya, berikut daftar masjid ikonik di Pulau Lombok, antara lain:

  • Masjid Hubbul Wathan (Islamic Center NTB)

Masjid yang terletak di Mataram ini, memiliki keunikan dengan memiliki kubah berwarna-warni yang menyala, arsitektur corak batik Sasambo (Sasak, Samawa, dan Mbojo), dan menara 99 meter (melambangkan Asmaul Husna).

Masjid ini bahkan menjadi landmark utama Lombok dan apabila Kawan ingin naik ke puncak menara bisa menggunakan lift untuk melihat pemandangan Kota Mataram dan Gunung Rinjani dari ketinggian.

  •  Masjid Kuno Bayan Beleq

Dikenal sebagai masjid tertua (abad ke-16), masjid ini terletak di Lombok Utara hingga menjadi saksi bisu akan masuknya Islam di Lombok.

Arsitekturnya masih sederhana, dengan dinding yang terbuat dari anyaman bambu dan atap rumbia dan berlantai tanah. Maka dari itu, masjid ini masih kental dengan aura spiritualnya yang kuat hingga wajib dikunjungi bagi Kawan pecinta sejarah.

  • Masjid Nurul Bilad

Masjid dengan arsitektur modern yang mengadopsi rumah adat Sasak (Lumbung) menjadikan keunikan tersendiri hingga representasi akan kearifan lokal yang melekat di wilayahnya.

Masjid ini berlokasi sangat dekat dengan Sirkuit Mandalika dan pantai-pantai indah di selatan yang menambah keeksotisannya.

  •  Masjid Agung Praya

Berlokasi di Lombok Tengah, masjid ini dikenal dengan kebersihannya dan tata ruang yang luas dengan dominasi warna putih biru yang elegan dan kolam di sekelilingnya yang menambah suasana.

Bahkan masjid ini juga sering disebut mirip dengan bangunan di Timur Tengah karena pilar-pilar besar dengan warna cerah yang menaunginya.

  • Masjid Jami Al-Mujahidin

Berlokasi di Selong, Lombok Timur, masjid ini memiliki arsitektur klasik yang megah hingga sering menjadi pusat kegiatan religi di wilayahnya.

Keunikan masjid ini yakni memiliki menara setinggi 27 meter dengan bermakna filosofis yang melambangkan pahala sholat berjamaah. Selain itu, adanya interior mezzanine dan mihrab horizontal semakin menambah suasana dan begitu ikonik untuk bangunan masjid.

Dampak pariwisata religi terhadap pembangunan masjid di Lombok ini sangat membantu perekonomian masyarakat lokal hingga menambah edukasi religi bagi wisatawan.

Jika Kawan GNFI ingin berkunjung ke masjid ikonik di Pulau Lombok, pastikan untuk selalu mematuhi aturan yang berlaku dan berkunjung di waktu yang tepat agar tetap menikmati keindahannya serta tidak mengganggu jamaah yang sedang beribadah.

Hingga kini, julukan Lombok sebagai ‘Pulau Seribu Masjid’ menjadi identitas tersendiri bahkan di mata dunia. Julukan ini juga menjadi bentuk apresiasi akan ketaatan spiritual masyarakatnya yang memberikan nuansa religi yang kental bersanding harmonis dengan alamnya yang eksotis hingga menjadi daya tarik pariwisata.

Yuk, berkunjung ke Pulau Lombok, Kawan GNFI! Rasakan alamnya dan nikmati destinasi religi yang bersejarah dan unik di ‘Pulau Seribu Masjid.’

baca juga

https://rri.co.id/features/981306/pulau-seribu-masjid-harmoni-keimanan-dan-tradisi-di-lombok

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

RS
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.