Selama bertahun-tahun, peternak rakyat di Pekon Enggal Rejo, Kecamatan Adiluwih, Kab. Pringsewu menggantungkan hidup ternaknya hanya pada rumput dan hijauan. Tapi faktanya, hal ini diam-diam menyisakan masalah besar: kebutuhan nutrisi, terutama mineral penting bagi pertumbuhan dan produktivitas ternak, sering tidak terpenuhi.
Limbah Pertanian sebagai Alternatif Pakan Bernutrisi
Sebagai pekon dengan produktivitas pertanian yang tinggi, limbah hasil panen mudah dijumpai di berbagai sudut wilayah. Namun limbah pertanian, seperti dedak, sebenarnya memiliki potensi besar sebagai sumber nutrisi bagi pakan ternak?
Berangkat dari kondisi tersebut, Dea Ananda Haniyah, mahasiswi Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan (INTP-59), bersama tim KKNT Inovasi IPB University di Pekon Enggal Rejo diantaranya Rafi Salman Mufadhal Santoso (SIL-59), Citra Sari (SIL-59), Hafizh Aqsath Paringga Muhammad (TIN-59), Daffa Putra Ramadhan (TIN-59), Rizki Gilang Taufiqurrahman (SB-59) dan Nathania Anindya Nugraha (SB-59) menghadirkan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan melalui penerapan Molases Mineral Block (MMB).
Inovasi pakan tambahan ini diperkenalkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai solusi sederhana dan murah untuk mengatasi kekurangan nutrisi ternak di tingkat desa, dengan memanfaatkan bahan yang mudah diperoleh.

MMB merupakan pakan suplemen ruminansia berbentuk blok padat atau dikenal sebagai “permen ternak”, yang dibuat dari campuran molases atau tetes tebu untuk merangsang nafsu makan, kapur (CaCO₃) sebagai perekat sekaligus sumber kalsium, mineral mix sebagai penyedia mineral, dedak sebagai bahan pakan dasar dan sumber protein, serta garam sebagai penambah mineral dan cita rasa.
Berkat bentuknya yang padat, MMB dapat digantung di dalam kandang dan dikonsumsi ternak dengan cara dijilat secara bertahap. Model konsumsi ini membuat MMB lebih tahan lama, praktis digunakan, dan membantu peternak karena tidak perlu menyiapkan pakan tambahan setiap hari, sekaligus efektif dalam meningkatkan nafsu makan dan pemenuhan nutrisi ternak.
Sosialisasi MMB Disambut Antusias Peternak Enggal Rejo

Kegiatan sosialisasi pembuatan Molases Mineral Block (MMB) tersebut dihadiri sekitar 20 tokoh peternak dari Pekon Enggal Rejo dan wilayah sekitarnya. Peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari peternak rakyat, perwakilan kelompok ternak, hingga BUMDes. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah Ketua BHP (Badan Himpun Pemekonan) Enggal Rejo, Ikhwanudin, yang akrab disapa Pak Wawan.
Dalam sambutannya, Pak Wawan menyampaikan bahwa materi yang disampaikan merupakan pengetahuan baru bagi para peternak. Ia juga sengaja mengundang peternak dari luar Pekon Enggal Rejo, seperti Pekon Srikaton, agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas. “Ilmu ini baru bagi kami. Harapannya, program ini bisa menambah wawasan peternak agar lebih melek akan pentingnya mineral dan nutrisi bagi ternak,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi berjalan lancar dan mendapat sambutan antusias dari para peserta, dengan diskusi aktif seputar kesehatan ternak, penyusunan pakan, hingga berbagai penyakit yang sering dihadapi peternak. Di akhir sesi, MMB hasil praktik bersama diuji langsung pada kambing milik Pak Wawan. Para peternak melihat secara langsung respons ternak yang tampak lahap mengonsumsi MMB. Setelah kegiatan selesai, peserta membawa pulang sampel MMB serta poster berisi formula untuk diterapkan di peternakan masing-masing.
Pak Wawan menyebut kegiatan ini sebagai kesempatan berharga, mengingat mahasiswa IPB University untuk pertama kalinya hadir di Pekon Enggal Rejo. Ia menegaskan bahwa momentum tersebut harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk bertanya dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan, baik di bidang peternakan maupun pertanian, yang dihadapi masyarakat setempat.

Manfaat MMB juga dirasakan oleh salah satu peternak rakyat di Pekon Enggal Rejo, Pak Warto, yang telah mencoba formula tersebut selama beberapa hari. Ia mengungkapkan bahwa kambing-kambingnya menunjukkan peningkatan nafsu makan dan kondisi tubuh yang lebih baik, serta mulai terlihat tanda-tanda peningkatan pertumbuhan dan reproduksi.
Melalui kegiatan ini, diharapkan inovasi Molases Mineral Block dapat terus dikembangkan dan diterapkan secara mandiri oleh peternak, sehingga pemanfaatan limbah pertanian sebagai pakan bernutrisi mampu meningkatkan produktivitas ternak sekaligus kesejahteraan peternak di Pekon Enggal Rejo dan sekitarnya.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

