destinasi tersembunyi ntb sunset cantik di bukit merese lombok - News | Good News From Indonesia 2026

Destinasi Tersembunyi NTB: Sunset Cantik di Bukit Merese, Lombok

Destinasi Tersembunyi NTB: Sunset Cantik di Bukit Merese, Lombok
images info

Destinasi Tersembunyi NTB: Sunset Cantik di Bukit Merese, Lombok


Nusa Tenggara Barat punya banyak sudut yang belum banyak tersentuh wisata. Salah satunya ada di Lombok bagian selatan: Bukit Merese. Tempat ini sering disebut sebagai “surga tersembunyi” karena panorama lautnya yang luas, kontur perbukitannya yang lembut, dan suasananya yang tenang, sesuatu yang kadang sulit ditemukan di destinasi populer.

Sekilas Tentang Bukit Merese

Bukit Merese berada di kawasan Pantai Tanjung Aan, Lombok Tengah. Dari pusat Kuta Lombok, jaraknya hanya sekitar 15–20 menit perjalanan. Begitu sampai di area parkir, pengunjung tinggal mendaki bukit yang tidak terlalu terjal. Sepanjang jalur sudah terbuka pemandangan laut dengan gradasi biru.

Tidak ada tiket khusus untuk masuk ke Bukit Merese, sehingga destinasi ini bisa jadi pilihan yang ramah di dompet. Meski demikian, fasilitas di sekitar pantai dan kawasan bukit sudah cukup memadai.

Terlihat Mirip Padar, Tapi Lebih Tenang dan Menenangkan

Bagi traveler yang pernah menjejak Pulau Padar di Labuan Bajo, Bukit Merese mungkin akan terasa familiar. Perpaduan bukit berlapis dan laut biru memberi kesan serupa, meski dalam skala yang lebih lembut dan ramah.

Bedanya, jika Padar dikenal dengan panorama dramatis tiga teluknya, Merese justru menawarkan suasana yang lebih tenang dan kontemplatif. Tidak perlu trekking berat atau berebut spot dengan kerumunan wisatawan. Cukup berjalan santai, cari tempat duduk, lalu biarkan lanskapnya memikat pelan-pelan.

Ketika matahari mulai turun, bukit berubah menjadi panggung senja yang damai. Siluetnya terlihat dramatis, sementara hembusan angin mengantar suara ombak dari kejauhan. Setiap sudut bukit punya karakter sendiri: ada yang menghadap ke laut lepas, ada yang menatap teluk, dan ada yang bersandar pada garis pantai berpasir putih.

Karena itulah Merese ideal untuk berburu foto, tapi tetap nyaman bagi traveler yang hanya ingin menenangkan pikiran. Suasananya tidak ramai, cukup sunyi untuk sekadar rehat sejenak dan kembali berdamai dengan diri sendiri.

Bulan Terbaik untuk Mengunjungi Bukit Merese

Tidak semua pengunjung datang dengan ekspektasi yang sama. Ada yang mengejar bukit hijau yang fotogenik, ada juga yang justru suka vibe musim kering yang lebih eksotis.

Musim Hijau (Desember – April)

Pada periode ini, Bukit Merese berubah jadi hamparan hijau yang lembut. Rerumputan tumbuh merata dan pemandangan terasa lebih segar. Cocok untuk traveler yang gemar foto landscape atau ingin nuansa yang “fresh” dan kontras dengan birunya laut.

Musim Kering (Mei – Oktober)

Memasuki musim kemarau, rumput mulai menguning hingga kering total. Bukit terlihat lebih kontur dan tekstural. Banyak fotografer justru suka fase ini karena warna bumi dan laut terlihat lebih dramatis. Selain itu, cuaca kemarau juga biasanya lebih bersahabat untuk sunset.

Kedua periode punya daya tarik sendiri, jadi tinggal sesuaikan dengan selera dan tujuan travelingmu.

Cara dan Tips Menuju Bukit Merese

Akses menuju Bukit Merese cukup mudah. Dari Bandara Internasional Lombok, perjalanan hanya sekitar 30–40 menit dengan mobil atau motor. Jalurnya sudah mulus dan banyak papan penunjuk arah. Alternatifnya, bisa menyewa motor di daerah Kuta Lombok untuk sekalian eksplor pantai-pantai di sekitarnya. Berikut tips berkunjung agar lebih maksimal:

  • Datang menjelang sunset agar cuaca lebih teduh dan pemandangan lebih cantik.
  • Gunakan alas kaki yang nyaman karena ada sedikit trekking.
  • Bawa air minum dan penutup kepala.
  • Jaga kebersihan, karena alam yang indah butuh kita rawat bersama.

Tidak semua destinasi wisata harus ramai dan penuh wahana. Kadang, tempat terbaik justru yang memberi ruang sunyi untuk mengapresiasi alam dan diri sendiri.Bukit Merese adalah salah satunya. Di sini, wisata terasa lebih personal, lebih dekat, lebih hangat, dan lebih jujur.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

AF
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.