AIESEC in President University sukses menyelenggarakan AFL Winter 2025, sebuah rangkaian workshop pengembangan diri yang dirancang untuk membantu pemuda memahami dan membangun personal branding, meningkatkan kemampuan profesional, serta mempersiapkan diri memasuki dunia karier yang kompetitif di era digital.
Acara ini menghadirkan suasana pembelajaran intensif dengan alur empat sesi Capacity Building. Capacity building (pengembangan kapasitas) adalah proses untuk meningkatkan kemampuan individu, kelompok, atau organisasi dalam hal pengetahuan, keterampilan, sikap, dan perilaku agar dapat berfungsi lebih efektif, menyelesaikan masalah, dan mencapai tujuan secara mandiri dan berkelanjutan (CB 1–CB 4) dan satu sesi final Final Project (FINPRO) yang diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang.
Acara dibuka oleh Master of Ceremony (MC) yang menyambut peserta dengan penuh antusias, dilanjutkan dengan sambutan dari Excelyto Aurallyno (LCP) serta Kresentia Sasikirana Lalita (OCP). Dalam sambutannya, OCP menegaskan bahwa AFL Winter tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan generasi muda menghadapi dunia profesional yang terus berubah.

Sesi pertama diawali dengan pengenalan mendalam mengenai konsep personal branding serta pembentukanidentitas diri dibentuk di era digital yang serba cepat. Peserta diajak memahami pentingnya self-awareness sebagai fondasi dalam membangun citra diri yang autentik. Fasilitator juga memberikan contoh nyata bagaimana teknologi, media sosial, dan jejak digital dapat memengaruhi reputasi profesional seseorang.
Melalui diskusi interaktif, peserta mulai mengevaluasi bagaimana mereka ingin dikenal oleh dunia luar, serta langkah konkret yang bisa diambil untuk membangun personal branding yang konsisten, kuat, dan relevan dengan tujuan karier mereka. Sesi ini memberikan wawasan baru tentang bagaimana kepercayaan diri dan kesadaran diri merupakan menjadi fondasi awal dalam membangun perjalanan profesional.

Sesi kedua membawa peserta lebih jauh dalam proses menemukan nilai, kekuatan, dan aspirasi pribadi. Melalui aktivitas reflektif dan diskusi kelompok, peserta mulai memahami keunikan diri mereka dan bagaimana hal tersebut dapat menjadi jembatan menuju peluang masa depan. Banyak peserta menunjukkan antusiasme ketika menemukan hubungan antara potensi diri dan arah karier yang ingin mereka tuju.
Pada sesi ketiga, peserta belajar membangun profil LinkedIn yang kuat dan kredibel. Fasilitator menjelaskan bagaimana profil profesional yang baik dapat menjadi fondasi bagi CV yang berkualitas. Tidak hanya itu, peserta juga berlatih public speaking untuk membantu mereka menyampaikan nilai diri dengan percaya diri, sebuah kemampuan penting dalam wawancara maupun dunia kerja.

Sesi keempat berfokus pada penyusunan CV yang profesional. Peserta mempelajari teknik menonjolkan keunggulan, menyusun informasi secara terstruktur, serta menyesuaikan CV berdasarkan kebutuhan industri. Banyak peserta yang mulai memperbaiki CV mereka langsung di tempat, menjadikan sesi ini sangat aplikatif.
Sebagai puncak rangkaian pembelajaran, sesi FINPRO menjadi kesempatan bagi peserta untuk mempresentasikan personal brand peserta layaknya di hadapan seorang profesional HR. Peserta berlatih menunjukkan kekuatan, pengalaman, dan nilai unik yang mereka miliki. Banyak peserta turut merasakan peningkatan kepercayaan diri setelah sesi ini.
Organizing Committee President (OCP), Sertakresentia Sasikirana Lalita, menyampaikan,
“AFL Winter 2025 kami rancang sebagai ruang aman bagi pemuda untuk menemukan siapa mereka, apa kekuatan mereka, dan bagaimana mereka dapat menyampaikannya kepada dunia profesional. Melihat perkembangan peserta sepanjang sesi membuktikan bahwa generasi muda memiliki potensi besar, yang hanya perlu dituntun dengan wadah yang tepat.”
Acara ditutup dengan sesi foto bersama, pembagian sertifikat, dan refleksi singkat mengenai perkembangan peserta sepanjang rangkaian sesi. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa AFL Winter berhasil menjadi wadah pengembangan diri yang transformatif.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


