Nama Jason Donovan Yusuf mencuri perhatian di gelaran SEA Games 2025. Sebagai atlet muda, ia memang sungguh menjanjikan.
Jason Donovan Yusuf adalah atlet renang Indonesia yang berkesempatan debut di SEA Games 2025 lalu. Meski itu adalah SEA Games pertamanya, ia berhasil mempersembahkan medali emas.
Tak cuma satu, Jason mempersembahkan dua keping emas. Tak ayal, bonus berupa uang dari pemerintah pun dikantonginya.
Dari hasil usahanya di SEA Games 2025, Jason memberi persembahan terbaik untuk Indonesia. Selain itu, ada pula hadiah spesial yang dipersembahkannya untuk orang tua tercinta. Apa itu?
Jason Donovan Yusuf Ciamik di SEA Games 2025, untuk Indonesia & Orang Tua
Kisah Jason di SEA Games 2025 tidak bisa dilepaskan dari kepercayaan dirinya untuk bersaing dengan para perenang top seantero Asia Tenggara lainnya. Hasilnya sungguh memuaskan karena akhirnya ia mampu menjadi yang terbaik.
Atlet berusia 18 tahun itu menjadi perenang tercepat di nomor 100m gaya punggung putra dan 50m gaya punggung putra. Dengan demikian, pria yang berkuliah di BINUS University itu berhak memboyong dua emas.
Salah satu pesaing terberat yang sukses dikalahkan Jason adalah juara bertahan asal Singapura, Quah Zheng Wen. Karena Jason, posisi Quah yang seakan tak tertandingi di nomor 100 meter gaya punggung putra dari SEA Games 2015 hingga 2023 akhirnya digeser wakil negeri ini.
Sebenarnya bukan kali ini saja Jason mengukir prestasi cemerlang. Sebelumnya, ia juga pernah mencuri sorotan publik saat ia tampil pada perhelatan PON 2024 Aceh–Sumut.
Kala itu, Jason yang masih berstatus sebagai pelajar kelas XII SMA sukses memborong total enam medali. Koleksinya meliputi dua emas dari nomor estafet gaya bebas dan gaya ganti, serta dua perak di nomor sprint. Selain itu, Jason juga mengamankan dua medali perunggu melalui nomor punggung jarak 100 dan 200 meter.
Prestasi Jason berlanjut di level Asia Tenggara pada Mei 2025 dengan memecahkan rekor nasional kelompok umur (16–18 tahun). Ia menajamkan rekor 50 meter gaya punggung setelah mencatatkan waktu tercepat 25,47 detik. Prestasi ini mengukuhkan posisinya sebagai atlet muda potensial yang memiliki kecepatan luar biasa di lintasan air.
Pada ajang Asian Schools Games 2024, ia juga menunjukkan tajinya. Dua medali emas berhasil dibawa pulang dari nomor spesialisasi 50 meter gaya punggung dan gaya bebas.
Pengurus Besar (PB) Akuatik Indonesia sadar betul Jason adalah adalah aset bangsa yang berharga. Ia jadi contoh sukses berjalannya regenerasi atlet di dunia renang.
"Kami bangga, terutama melihat atlet muda seperti Jason tampil tanpa rasa takut, performanya menjadi tolok ukur regenerasi atlet renang putra di kancah internasional," ujar Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, Harlin E. Rahardjo, dalam keterangan tertulis.
Dengn kesuksesannya ini, Jason tak lantas lupa diri. Ia tidak lupa dengan keluarga yang selama ini senantiasa mendukungnya. Buktinya, ia memberikan sebagian uang bonus yang didapatnya kepada orang tuanya.
Sebagaimana diketahui, pemerintah memberikan bonus Rp1 miliar untuk setiap emas yang didapat. Dengan dua keping emas, Jason pun berhak mengantongi Rp 2miliar.
"Tentunya sebagian (bonus SEA Games 2025) saya kasih ke papa dan mama, sebagian juga saya mau saya tabung dan saya investasikan, kata Jason seperti diwartakan Antara.
Jason juga tidak mau terlena dengan kesuksesannya di SEA Games 2025. Kini ia pun membidik prestasi di ajang yang lebih tinggi, termasuk Asian Games yang bakal digelar pada 2026 ini.
Bagaimana wujud persiapannya? Salah satunya yakni dengan mengamati para calon lawannya.
"Soalnya di YouTube juga banyak, bisa kita lihat sendiri paparan dari performa-performa orang di Asia juga banyak gitu," kata Jason.


