harley pelajar smpn 1 surabaya menanam 18200 mangrove untuk menjaga pesisir - News | Good News From Indonesia 2025

Harley, Pelajar SMPN 1 Surabaya Menanam 18.200 Mangrove untuk Menjaga Pesisir

Harley, Pelajar SMPN 1 Surabaya Menanam 18.200 Mangrove untuk Menjaga Pesisir
images info

Harley, Pelajar SMPN 1 Surabaya Menanam 18.200 Mangrove untuk Menjaga Pesisir


“Saya ingin Surabaya tetap aman. Mangrove bisa melindungi kita. Selama saya bisa menanam, saya akan terus menanam,” kata Harley.

Harley Fatahillah Yodhaloka Sunoto adalah siswa SMPN 1 Surabaya. Usianya memang baru 13 tahun, tetapi ia telah menanam ribuan bibit mangrove. Ia mengungkapkan bahwa menanam mangrove adalah komitmen jangka panjangnya.

Ia juga menjelaskan pohon mangrove bermanfaat untuk mencegah abrasi. Selain itu, tanaman ini juga memiliki kemampuan menyerap karbon. 

baca juga

Harley memulai gerakannya di bidang konservasi mangrove saat di sekolah. Prosesnya jelas tidak cepat. Akan tetapi, tekad yang kuat telah membuatnya mampu membudidayakan 18.200 bibit mangrove. 

Target yang ia tetapkan, mangrove yang ditanam bisa mencapai 25.000 bibit pada akhir 2025 dan 40.000 pada 2026.

“Target ini sebagai bagian dari komitmen untuk menjaga pesisir Surabaya agar tetap kuat menghadapi banjir, abrasi, dan ancaman tsunami,” imbuhnya.

Menariknya, mangrove yang dibudidayakan juga bukan satu jenis. Ada Rhizophora mucronata, Rhizophora stylosa, Sonneratia caseolaris, Bruguiera gymnorhiza, Bruguiera cylindrica, dan Ceriop. Enam jenis ini dipilih berdasarkan kesesuaian struktur tanah dan tingkat salinitas di kawasan pesisir Surabaya. Keanekaragaman ini pun penting untuk memastikan ekosistem pesisir tetap stabil.

baca juga

Gerakan Itu Ia Beri Nama Mangrove Warrior. 

Gerakan konservasi mangrove itu diberi nama Mangrove Warrior. Dalam aksinya menanam mangrove, Harley bekerja sama dengan petani tambak di Wonorejo dan NGO Wahana Visi Indonesia. Kolaborasinya sudah menjangkau tiga lokasi pesisir, meliputi Gunung Anyar, Wonorejo, dan Keputih.

“Gerakan Mangrove Warrior juga kerja sama dengan Wahana Visi Indonesia, organisasi nasional yang fokus pada konservasi mangrove dan perlindungan anak,” kata Harley.

Tak hanya itu, ia juga mengajak teman-temannya untuk bergerak. Hal ini tampak pada Minggu pagi (7/12/2025) saat Harley kembali turun ke pesisir. Ia membawa bibit bersama teman-temannya untuk kembali menanam mangrove di kawasan Mangrove Wonorejo, Rungkut, Surabaya.

baca juga

Aksi Harley menarik perhatian guru. Ia pun mengajukan program konservasi mangrove menjadi bagian dari proyek sekolah. SMPN 1 Surabaya kini menjadi sekolah pertama di Indonesia yang memiliki program pembudidayaan mangrove. Para siswa mempelajari jenis-jenis mangrove, cara membibitkan, hingga praktik konservasi. 

Program ini bahkan menarik perhatian internasional. Siswa dari Korea Selatan datang ke SMPN 1 Surabaya untuk mempelajari bagaimana sekolah tersebut mengelola ekosistem mangrove.

Selain kegiatan pembibitan dan penanaman, Harley juga mengembangkan produk olahan mangrove menjadi enam jenis produk sebagai model ekonomi kreatif berbasis konservasi. Proyek itu digarap bekerja sama dengan Lulut Sri Yuliani, pegiat mangrove yang meraih penghargaan Kalpataru.

baca juga

“Produk tersebut mencakup sirup, kecap, sampo, kondisioner, vitamin rambut, serta pewarna batik,” ungkap Harley.

Inovasi ini memperkenalkan gagasan bahwa mangrove tidak hanya berfungsi sebagai penyangga ekologis pesisir, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai sumber ekonomi kreatif yang selaras dengan prinsip keberlanjutan.

baca juga

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Aslamatur Rizqiyah lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Aslamatur Rizqiyah.

AR
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.