Tim Ekspedisi Patriot melaksanakan kegiatan Edukasi Kesehatan Reproduksi Remaja dan Skrining Anemia di SMPN 7 Ketungau Hulu, Kalimantan Barat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kesadaran remaja tentang pentingnya menjaga kesehatan alat reproduksi serta pengenalan risiko anemia sejak dini di wilayah perbatasan.
Kegiatan yang berlangsung pada hari Selasa, 4 November 2025 ini dihadiri oleh 195 siswa-siswi SMPN 7 Ketungau Hulu, perwakilan guru, kepala sekolah, serta tim Ekspedisi Patriot dari Universitas Indonesia (UI) dan Universitas Tanjungpura (Untan).
Program Ekspedisi Patriot sendiri berada di bawah naungan Kementerian Transmigrasi Republik Indonesia, dengan agenda utama memberikan rekomendasi untuk evaluasi kawasan transmigrasi. Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam kegiatan ini adalah pemenuhan fasilitas pendidikan dan kesehatan di Kecamatan Ketungau Hulu, wilayah perbatasan Kabupaten Sintang.
Ketua Tim Ekspedisi Patriot wilayah Ketungau Hulu, Apt. Tri Wahyuni M, Biomed, Ph.D, dari Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial UI (DPIS UI), memimpin program ini dengan fokus pada pengumpulan data dan pelaksanaan kegiatan sosial untuk mendukung evaluasi kawasan transmigrasi di Kalimantan Barat, khususnya di Kecamatan Ketungau Hulu.
Menurut Tri Wahyuni, kegiatan ini merupakan bagian dari Program Nasional Ekspedisi Patriot, hasil kerja sama antara Kementerian Transmigrasi RI dengan berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Melalui sinergi antara UI dan Untan Pontianak, kegiatan ini diharapkan dapat memberi kontribusi nyata bagi masyarakat di daerah perbatasan.
Tim pelaksana Ekspedisi Patriot di Ketungau Hulu terdiri atas Maharani Arfila, S.Hum, Zakiya Rozqi Auliya’, S.Si, Bayu Aji, dan Murni Kartika Pakhsi Jaladara, yang merupakan mahasiswa dan alumni dari UI serta Untan.

Mahasiswa Untan, Bayu Aji, memberikan edukasi terkait kesehatan reproduksi di SMPN 7 Ketungau Hulu | Dokumentasi Pribadi
Dalam pelaksanaannya, Tri Wahyuni bersama tim menyampaikan materi tentang anatomi dan fungsi organ reproduksi, cara menjaga kebersihan organ intim, pemahaman tentang menstruasi dan mimpi basah, serta pentingnya deteksi anemia dan pencegahan stunting sejak dini. Sesi edukasi berlangsung interaktif, di mana para siswa tampak antusias bertanya dan berbagi pengalaman selama kegiatan berlangsung.
“Tadi kami melihat anak-anak sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Banyak ilmu dan pengalaman baru yang mereka dapatkan dari materi yang disampaikan Tim Ekspedisi Patriot,” ujar Endang , Kepala Sekolah SMPN 7 Ketungau Hulu, saat diwawancarai. Ia menambahkan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian siswa terhadap kesehatan diri dan kebersihan lingkungan sekolah.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan organ reproduksi, memahami masa transisi menuju usia dewasa yang ditandai dengan mimpi basah atau menstruasi, serta mengenali bahaya anemia sejak dini sebagai langkah pencegahan stunting di masa depan.
“Semoga pemerintah dapat lebih memperhatikan kami yang ada di pelosok negeri, maupun di batas negeri ini,” harap Jenryko Febrian, salah satu siswa peserta kegiatan.

Apt. Tri Wahyuni M, Biomed, Ph.D melaksanakan skrining anemia untuk para siswi di SMPN 7 Ketungau Hulu, Sintang, Kalimantan Barat | Dokumentasi Pribadi
Selain edukasi, Tim Ekspedisi Patriot juga melakukan skrining anemia bagi siswi SMPN 7 Ketungau Hulu. Melalui kegiatan ini, tim mendapatkan gambaran umum mengenai prevalensi anemia pada remaja, kondisi gizi anak, serta potensi risiko stunting di wilayah Ketungau Hulu. Data ini menjadi dasar penting untuk memahami kondisi kesehatan remaja di daerah perbatasan dan mendorong upaya peningkatan gizi secara berkelanjutan.
Edukasi kesehatan ini menjadi wujud nyata komitmen Tim Ekspedisi Patriot UI dan Untan dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan generasi muda di wilayah perbatasan semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan demi masa depan yang lebih baik.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


