Tim KKN‑T Inovasi IPB University di Desa Tempursari sukses menggelar program GeLiTik (Gerakan Literasi Cilik) yang berlangsung sejak 2 Juli hingga 18 Juli 2025. Kegiatan membaca bersama ini menyasar anak usia TK hingga SD di lima titik dusun untuk menumbuhkan budaya literasi sejak dini sekaligus memberikan ruang belajar yang menyenangkan di luar ruang kelas.
Setiap sore, anak-anak dari Dusun Kebyuk Lor & Kebyuk Kidul silih berganti duduk melingkar sambil memegang buku bergenre binatang, cerita rakyat, kisah nabi, hingga pengetahuan umum. Para mahasiswa tidak hanya membacakan cerita, tetapi juga membimbing anak-anak dalam memahami isi bacaan, berdiskusi ringan, dan menantang mereka untuk menceritakan kembali isi buku dengan gaya mereka masing-masing. “Serunya main sama kakak‑kakak KKN! Aku jadi suka baca cerita binatang,” ujar El, 7 tahun, antusias.
Metode serupa diterapkan pula di Dusun Krawat, Banyuripan, dan Tempursari, Poncol & Kopen, Banjaran & Sengon, serta Garon & Klampok. Kelima titik tersebut dipilih untuk mewakili 11 dusun yang ada di Desa Tempursari, dengan skema rotasi dua sesi per pekan selama tiga minggu. Tim KKN‑T IPB berupaya menjangkau sebanyak mungkin anak dari berbagai dusun, dengan penyesuaian lokasi berdasarkan sebaran tempat tinggal peserta.
Kolaborasi erat antara mahasiswa dan pihak desa menjadi pondasi keberhasilan program ini. Berbagai dukungan datang dari Ibu Suti selaku Kepala Desa, Ibu Puji selaku PJ PKK, para kepala dusun, serta perangkat desa lainnya seperti Sekretaris Desa dan tim perangkat lainnya.
Tidak hanya itu, ibu-ibu warga juga berperan aktif dengan rutin mengantarkan anak-anak ke titik kegiatan, menunjukkan kepedulian terhadap masa depan literasi anak-anak mereka. Banyak di antara mereka bahkan ikut menyimak dan sesekali bertanya mengenai cara mendampingi anak membaca di rumah.
Antusiasme anak-anak pun terbukti tinggi. Dari sekitar 120 peserta sepanjang program, hampir semua berani maju menceritakan ulang kisah yang dibacanya. Nathan, 6 tahun dari Dusun Garon, berkomentar, “Bukunya banyak, ada gambarnya!”. Ia sangat antusias melihat dan membaca buku-buku yang disediakan oleh Mahasiswa KKN-T IPB. Beberapa anak juga mulai menunjukkan ketertarikan pada genre tertentu, seperti cerita rakyat daerah lain atau kisah tokoh-tokoh inspiratif.
Dalam kegiatan ini, buku bukan hanya dijadikan bahan bacaan, melainkan juga menjadi sarana bermain, berekspresi, dan berani tampil. Anak-anak yang tadinya pemalu perlahan mulai terbuka dan berani menceritakan ulang isi buku meskipun masih terbata-bata. Mereka menggambar karakter cerita yang mereka sukai, menyusun kalimat sederhana berdasarkan cerita, dan tertawa bersama saat mendengar kisah lucu dari temannya.
Kehadiran para mahasiswa KKN-T tidak hanya sebagai fasilitator membaca, melainkan juga sebagai teman belajar yang sabar dan menyenangkan. Setiap anak didampingi secara personal oleh kakak-kakak mahasiswa yang dengan penuh perhatian membantu mereka memilih buku, membaca bersama, hingga menyampaikan isi cerita dengan gaya masing-masing.
Hubungan yang terbangun tidak bersifat satu arah, tetapi menjadi ikatan emosional yang erat antara mahasiswa dan anak-anak desa.
“Program ini sangat bagus untuk anak-anak. Mereka jadi punya kegiatan positif, apalagi sekarang liburan sekolah,” ujar Bu Devi, Warga Dusun Krawat, yang hadir di salah satu sesi kegiatan. Beberapa warga dusun lainnya juga menyampaikan bahwa program semacam ini belum pernah ada sebelumnya dan berharap bisa diadakan secara berkelanjutan.
Ke depannya, tim KKN‑T Inovasi IPB Desa Tempursari berharap GeLiTik dapat dijadikan pilot project literasi yang bisa direplikasi di desa-desa lain. Dengan sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat, Gerakan Literasi Cilik ini diharapkan mampu menumbuhkan kecintaan membaca yang berkelanjutan bagi generasi penerus di pedesaan.
Program ini bukan hanya tentang membaca buku, tetapi tentang menciptakan pengalaman menyenangkan yang akan dikenang anak-anak, dan mungkin—menjadi titik awal dari mimpi mereka yang besar.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


