serupa namun tak sama kenali perbedaan alpukat kelud dan alpukat aligator - News | Good News From Indonesia 2025

Serupa Namun Tak Sama, Kenali Perbedaan Alpukat Kelud dan Alpukat Aligator

Serupa Namun Tak Sama, Kenali Perbedaan Alpukat Kelud dan Alpukat Aligator
images info

Serupa Namun Tak Sama, Kenali Perbedaan Alpukat Kelud dan Alpukat Aligator


Siapa yang tidak mengenal buah yang berbentuk bulat lonjong berwarna hijau dengan teksturnya yang lembut bagai mentega satu ini? Alpukat merupakan buah yang banyak digemari oleh banyak orang.

Selain teksturnya yang lembut dan rasanya yang gurih, buah yang memiliki nama latin Persea americana ini dapat diolah menjadi berbagai macam aneka makanan dan minuman seperti avo latte, coffee avocado, jus alpukat, serta menjadi bahan pelengkap dari aneka ragam jenis kue, hingga masakan, lho!

Namun, sama seperti buah-buah lainnya alpukat pun memiliki banyak jenis-jenisnya yang memiliki ciri khas, karakteristik, dan keunikan yang berbeda dengan satu sama lainnya. Misalnya seperti alpukat kelud dan alpukat aligator.

Kawan pasti bertanya-tanya apa sih perbedaannya? Bukankah bentuk dan rasanya sama saja? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, mari kita simak artikel berikut ini.

Asal Muasal Buah Alpukat di Indonesia

asal muasal buah alpukat di indonesia
info gambar

Sumber: pixabay.com (u_g2gflb2qgh)


Tahukah Kawan kalau buah alpukat sejatinya bukan buah asli Indonesia? Dari nama latinnya saja sudah terlihat kalau buah ini asalnya dari Benua Amerika, tepatnya di Amerika Tengah dan Meksiko.

Tak heran jika terdapat banyak sekali kuliner khas Meksiko yang menggunakan alpukat sebagai bahan masakan seperti guacamole, taco,huevos motuleños, dan lain sebagainya. 

Negara bagian California di Amerika Serikat juga menjadi penghasil alpukat terbesar di dunia lho, yang setiap tahunnya dapat menghasilkan setidaknya sekitar 181,5 juta kilogram menurut laman rri.co.id.

Lalu pertanyaannya, dari manakah buah yang satu ini bisa ada dan tumbuh di Indonesia? Buah ini bisa sampai di Indonesia berkat para pedagang asal Spanyol yang singgah ke Indonesia pada abad ke-17 dengan membawa benih buah alpukat.

Awalnya buah ini cenderung tidak disukai oleh masyarakat lokal karena teksturnya yang tidak berair dan rasanya hambar. Berbeda dengan buah-buahan dari iklim tropis lainnya seperti mangga, kiwi, rambutan, pepaya, dan lain sebagainya.

baca juga

Walau rasanya tidak manis, buah alpukat ini memiliki kandungan gizi serta manfaat yang tidak boleh diremehkan lho! 

Buah alpukat mengandung berbagai macam nutrisi dan vitamin seperti vitamin c, vitamin k, vitamin E, kalium, karbohidrat, dan beta karoten. Selain itu, juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung, mata, sistem pencernaan, hingga mencegah berbagai macam penyakit seperti osteoporosis, dan juga kanker.

Dikarenakan kandungan gizi dan manfaatnya inilah buah alpukat mulai untuk dikenalkan kepada masyarakat, salah satu upaya untuk meningkatkan kepopuleran buah alpukat adalah dengan adanya kampanye kebun rumah yang diadakan pada tahun 1997.

Hingga saat ini, alpukat tidak pernah absen dari daftar menu di berbagai macam tempat, dari mulai restoran kecil, sampai cafe-cafe estetik pun menyajikan aneka ragam racikan makanan dan minuman yang berbahan dasar alpukat.

Apa itu Alpukat Aligator dan Alpukat Kelud? 

alpukat
info gambar

Sumber: pixabay.com (FoodieFactor)


Bagi Kawan yang sering mengkonsumsi buah alpukat, pastinya sudah sering mendengar istilah alpukat aligator dan alpukat kelud. Namun, apa sih perbedaan dari kedua buah tersebut?

Sebelum kita membahas perbedaan dari keduanya, kita ketahui terlebih dahulu wujud dan rupa dari alpukat aligator dan kelud itu seperti apa dan asalnya darimana.

Alpukat aligator merupakan jenis alpukat yang berasal dari Meksiko dengan karakteristik seperti dagingnya yang tebal dan berwarna kuning seperti mentega dengan teksturnya yang lembut.

Jenis alpukat yang satu ini juga dijuluki sebagai giant avocado karena ukuranya yang dapat mencapai 70-80 cm, dengan berat 700 gram hingga 1,13 kg. Selain itu, bentuknya juga tergolong unik karena cenderung lonjong dengan sisi bawah yang membulat dan sisi atas yang mengecil, seperti buah pir.

baca juga

Selain ukuranya yang besar, teksturnya yang lembut bak mentega dengan cita rasa gurih menjadikanya cocok untuk dijadikan bahan utama berbagai macam hidangan. Maka, tak heran jika banyak sekali makanan khas Meksiko yang menggunakan alpukat jenis ini sebagai bahan utamanya.

Berbeda dengan alpukat aligator, alpukat jenis kelud memiliki bentuk cenderung memanjang, dan berbeda dengan jenis-jenis alpukat pada umumnya yang berbentuk lonjong membulat.

Jika alpukat aligator berasal dari Meksiko, alpukat kelud merupakan buah alpukat yang berhasil dibudidayakan di Indonesia lho! Tepatnya berasal dari Kota Subang di mana alpukat ini pada awalnya disebut alpukat Subang.

Lalu yang menjadi pertanyaan menarik adalah kalau alpukat jenis ini berasal dari kota Subang, mengapa dia disebut alpukat kelud yang merupakan nama gunung di Jawa Timur?

Alasan dari penamaan buah alpukat ini menjadi buah kelud adalah karena buah ini banyak sekali tumbuh dan dibudidayakan di kawasan dataran rendah di Jawa Timur seperti di Kota Kediri yang memiliki pemandangan Gunung Kelud yang sangat Indah.

Kawasan budidaya alpukat yang berdekatan dengan Gunung Kelud inilah yang menjadikan jenis alpukat ini disebut sebagai alpukat kelud.

Alpukat kelud memiliki karakteristik dagingnya yang tebal dan lembut, terutama di bagian pangkal atasnya, dengan biji seukuran biji nangka sehingga dagingnya jauh lebih banyak.

Selain itu kulitnya pun lebih mudah untuk dikupas sehingga ini menjadi keunggulan bagi alpukat kelud.

Tak hanya itu saja, alpukat kelud dapat tumbuh di lahan-lahan terbatas yang menjadikannya sangat mudah untuk dibudidayakan. 

Kita pun bisa lho menanam alpukat kelud hanya dengan bermodalkan media seperti pot bunga, karena pertumbuhan buahnya relatif singkat, hanya memerlukan waktu sekitar satu setengah tahun.

Itulah tadi seputar fakta menarik dari perbedaan alpukat kelud dengan alpukat aligator yang walaupun serupa, namun memiliki ciri khas, asal usul, dan kelebihannya masing-masing, Bagaimana Kawan GNFI? Tertarik untuk mencoba?

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Nindy Agustin Andriani lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Nindy Agustin Andriani.

NA
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.