daya tarik desa estetik di ciamis fasilitas hingga jalan mulus dibangun komunitas pengusaha - News | Good News From Indonesia 2024

Daya Tarik Desa Estetik di Ciamis, Fasilitas hingga Jalan Mulus Dibangun Komunitas Pengusaha

Daya Tarik Desa Estetik di Ciamis, Fasilitas hingga Jalan Mulus Dibangun Komunitas Pengusaha
images info

Daya Tarik Desa Estetik di Ciamis, Fasilitas hingga Jalan Mulus Dibangun Komunitas Pengusaha


Di Kabupaten Ciamis terdapat sebuah desa yang berbeda dari desa lainnya. Desa bernama Desa Sukamulya ini memiliki infrastruktur yang bagus mulai dari jalan mulus hingga terowongan besi.

Selain itu di sepanjang jalan Desa Sukamulya ada beberapa taman dengan ornamen tabung besi yang berdiri kokoh. Ada juga ruang terbuka hijau lengkap dengan spot selfie, bangku-bangku dan arena bermain anak.

Ternyata fasilitas mewah yang dimiliki oleh desa ini berasal dari komunitas pengusaha dengan anggota hingga 100 pengusaha bernama Replika (Remaja Peduli Kampung Halaman) dan komunitas Gaspol (Gerakan Anak Sukamulya Opsih Lingkungan).

"Pertama biar yang rantau ke kota ingat lagi kampung. Kalau kampung dibangun dengan rapi, bersih, orang perantau tidak lagi merasa pulang kampung tapi suasananya sama. Intinya ini kami bangun supaya ingat kampung," ujar H Abun Bunyamin, Presiden Komunitas Replika yang dimuat dari Detik.

Bangga pulkam

Haji Abun menjelaskan anggota komunitas diminta sumbangan seikhlasnya. Tetapi karena jiwa persatuan yang kuat, para pengusaha ini rela menyisihkan uangnya untuk membangun desa.

"Sebaik-baiknya orang adalah yang bermanfaat bagi orang lain," kata Haji Abun.

Dia juga menjelaskan banyak warga desa yang merantau ke luar daerah seperti kawasan Jabodetabek di tahun 70-an. Tetapi setelah sukses, mereka jarang kembali ke kampung halaman.

Tak jarang dari mereka pulang ketika meninggal dunia dan hanya untuk dimakamkan saja. Haji Abun menyebut membangun desa ini juga dalam upaya mencegah terjadinya tawuran. 

Di mana zaman dulu, di kampungnya sering terjadi perselisihan antar kampung atau antar RT gegara turnamen olahraga atau hal lainnya.

"Memajukan desa supaya tidak ada tawuran. Kalau dulu ada antar RT. Ke Jakarta merantau cari duit, pulang bangun lembur. Saya juga dulu termasuk orang yang jarang pulang paling 1 tahun sekali, tapi sekarang alhamdulilah sering," ujar pria pemilik dua pabrik besi PT Baja Alam Nusantara, Bogor dan PT Berlian Baja Nusantara, Tangerang.

Komunitas pengusaha

Haji Abun juga berinisiatif untuk membentuk komunitas pengusaha. Komunitas pengusaha ini dinamakan Gaspol atau Gerakan Anak Sukamulya Opsih Lingkungan) tak lain merupakan sebuah komunitas pengusaha yang berisikan Haji Abun Bunyamin dan kawan seperjuangan. 

"Pada tahun 2012, kami sepakat para pengusaha berjumlah 100 pengusaha membuat komunitas. Memang didominasi pengusaha besi baja. Ada juga pengusaha kerupuk dan lainnya," tuturnya.

Haji Abun menjelaskan, awalnya komunitas Replika saja yang didirikan. Namun komunitas Replika lebih banyak bergerak di bidang sosial dengan menyantuni 400 jompo, 130 anak yatim, 20 ustaz, imam masjid, guru ngaji. Itu dilakukan rutin setiap bulan.

"Beliau enggak sendirian tapi juga bersatu dengan komunitasnya yang diberi nama 'Gaspol'," demikian dikutip dari keterangan unggahan.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Rizky Kusumo lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Rizky Kusumo.

RK
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.