berkunjung ke museum galeri sby ani - News | Good News From Indonesia 2024

Berkunjung ke Museum & Galeri SBY ANI, Perjalanan Melintasi Cinta dan Seni

Berkunjung ke Museum & Galeri SBY ANI, Perjalanan Melintasi Cinta dan Seni
images info

Berkunjung ke Museum & Galeri SBY ANI, Perjalanan Melintasi Cinta dan Seni


Sejak pertama kali menjajaki Kota Pacitan, yang terlintas dalam benak adalah kota kelahiran Presiden Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Sebagai tokoh termasyhur di Kota 1001 Goa ini, didirikanlah museum sebagai bentuk mengenang jasa dan perjalanan karier SBY.

Semua kisah perjalanan hidup SBY—mulai dari pendidikan, pengalaman selama di dunia militer, perjalanan menjalani hiruk pikuk memimpin tanah air, sampai kisah cinta dan kesetiaannya kepada sang istri, Ani Yudhoyono—tergambarkan dalam luasnya Museum & Galeri SBY Ani.

Dalam rangkaian kegiatan KKN ini, kami berkesempatan menjelajahi museum favorit Kota Pacitan ini. Bangunan megah serba putih itu berdiri di Jl. Teluk Tambora No.16, Plelen, Sidoharjo, Kec. Pacitan, Kabupaten Pacitan.

Diiringi dengan terik matahari Pacitan, sampailah kami di depan gedung yang baru berumur hampir 1 tahun ini. Benar, museum ini baru diresmikan pada 17 Agustus 2023.

Akses menuju museum ini sangat mudah, di pinggir Jalan Lingkar Selatan, terpampang bangunan museum yang berdiri dengan gagah dan megah. Museum & Galeri SBY Ani dibangun di atas lahan 1,5 ha dengan luas gedung sekitar 0,75 ha.

Museum ini dirancang dengan enam pilar pada bagian fasad bangunan. Ini merupakan representasi SBY sebagai Presiden ke-6 Republik Indonesia.

Pada atap bangunan, terukir gambar buah pace yang merupakan ikon Kota Pacitan. Ada pula gambar bunga flamboyan yang merupakan kembang kesukaan mendiang Ani Yudhoyono.

baca juga

Terkenal dengan kemahirannya dalam melukis, hal yang ditunggu dari tempat ini adalah lukisan karya SBY.

Setelah ditelusuri, Museum & Galeri SBY Ani terbagi menjadi 2 lantai. Lantai 1 berisi ruangan-ruangan yang bertemakan perjalanan hidup SBY, sementara lantai 2 berisi galeri lukisan SBY dan hasil fotografi Ani.

Saat pertama kali menginjakkan kaki di gedung ini, kami disuguhi dengan mural perjalanan hidup SBY mulai dari SD sampai menjadi Presiden pada ruangan main hall. Melangkah sedikit ke depan, kami melewati Ruang Kontemplasi yang dipenuhi oleh kata-kata yang dapat menjadi renungan diri.

Setelah itu, sebagai tokoh yang lahir di Pacitan, ruangan dalam museum ini terdapat ruangan bertemakan “Anak Pacitan Penyuka Tantangan”. Lahir di bumi Pacitan adalah awal dari perjalanan hidup SBY.

Perjalanan hidup SBY digambarkan oleh ruangan-ruangan lainnya yang ada di lantai 1, yaitu

  • Menempa Diri di Lembah Tidar;
  • Mengikuti Ranger, Airborne & Jungle Warfare School;
  • Mengemban Tugas Negara di Timor Timur;
  • Memimpin Brigif Linud 17 Kostrad;
  • Tugas Perdamaian di Bosnia;
  • Danrem Yogyakarta & Pangdam Sriwijaya;
  • Krisis & Reformasi Nasional 1998;
  • Mentamben & Menkopolhukam;
  • Pemilu 2004;
  • Presiden Baru Pilihan Rakyat;
  • 2004-2014 Dekade yang Penuh Tantangan;
  • Menyelesaikan Beban Sejarah Masa Lalu;
  • Mengutamakan Pembangunan Manusia;
  • Membangun Ekonomi yang Kuat & Berkeadilan;
  • Membangun Kekuatan Pertahanan yang Maju & Modern;
  • Promoting Democracy & Human Rights;
  • From Crisis to Opportunity; serta Maintaining Peace, Law & Order.

Saat menjelajahi ruangan-ruangan tersebut, kami merasa dibawa melihat perjalanan hidup SBY, mulai dari SBY kecil sampai menjadi presiden. Begitu pula dengan perasaan dan hal-hal yang dilakukan SBY semasa hidupnya, terutama saat menjadi presiden sangat terekam jelas dalam setiap sudut ruangan.

Perjalanan berkeliling lantai 1 ditutup dengan tayangan 3D mengenai peristiwa tsunami yang di Aceh pada awal masa jabatan SBY menjadi presiden. Tayangan tersebut seakan membawa kami merasakan dahsyatnya alam saat sedang tidak baik-baik saja.

puisi SBY untuk mendiang istrinya | Foto: Dokumentasi Pribadi/Laura Silka (KKN Roman Pacitan Sub Unit Purwoasri)
info gambar

puisi SBY untuk mendiang istrinya | Foto: Dokumentasi Pribadi/Laura Silka (KKN Roman Pacitan Sub Unit Purwoasri)


Melanjutkan perjalanan ke lantai 2, kami menyaksikan rangkaian kisah cinta SBY dan Ani. Besarnya cinta SBY untuk Ani terekam pada ruangan yang berisikan cerita hari-hari terakhir Ani Yudhoyono.

Bagaimana perasaan kehilangan seorang yang dicintainya tertuang dalam puisi yang tertulis di sudut dinding museum.

Hal menarik lainnya yang kami saksikan adalah perpustakaan yang sangat luas dan nyaman untuk mengasah jiwa literasi dalam diri.

"Galeri Seni Ani Yudhoyono" menjadi area selanjutnya yang kami kunjungi saat menginjakkan kaki di lantai 2. Galeri ini menampilkan karya-karya seni dan memorabilia yang berkaitan dengan kehidupan Ani Yudhoyono.

Ani dikenal memiliki minat besar terhadap seni, khususnya dalam bidang fotografi. Melalui lensa kamera, ia sering mendokumentasikan keindahan alam dan momen-momen berharga dalam hidupnya. Hasil fotografi yang diambil oleh Ani Yudhoyono turut ditampilkan dalam galeri ini.

baca juga

perpustakaan di Museum & Galeri SBY ANI
perpustakaan di Museum & Galeri SBY ANI | Foto: Dokumentasi Pribadi/Laura Silka (KKN Roman Pacitan Sub Unit Purwoasri)

Ketekunan Ani di bidang fotografi semakin meningkat sejalan dengan minat suaminya, SBY, yaitu melukis. Ani mengumpulkan foto-foto pemandangan sebanyak mungkin agar nantinya dapat dijadikan bahan untuk menekuni hobi seni lukis suaminya tercinta.

Karya-karya luar biasa dari goresan tangan SBY juga dapat kita nikmati ketika berkunjung ke Museum & Galeri SBY Ani. Lukisan karya SBY banyak terinspirasi dari pemandangan yang beliau saksikan secara langsung.

Salah satunya adalah lukisan Kota Bandung yang pernah menjadi tempat kediaman SBY sekeluarga. Kenangan manis yang SBY rasakan ia torehkan ke atas kanvas. Lukisan bertajuk "Senja Indah di Kota Bandung" itu berhasil menampakkan keindahan langit di waktu senja.

lukisan karya SBY,
info gambar

lukisan karya SBY, "Senja Indah di Kota Bandung" | Foto: Dokumentasi Pribadi/Laura Silka (KKN Roman Pacitan Sub Unit Purwoasri)


Menyusuri bagian galeri lebih dalam, kita dapat menyaksikan potret SBY sekeluarga, ragam batik nusantara, lukisan karya pelukis dalam negeri, hingga perhiasan buatan perajin Tanah Air binaan Mutumanikam Nusantara Indonesia (MMNI)

MMNI adalah organisasi nirlaba yang diprakarsai oleh Ani Yudhoyono untuk mengeksplorasi potensi unggul aneka batuan dan kualitas sumber daya pengrajin nusantara. Pembentukan organisasi ini merupakan upaya menciptakan lapangan kerja, mengurangi kemiskinan di tanah air, dan meningkatkan kualitas produk perajin agar dapat bersaing dengan produk luar.

Museum & Galeri SBY Ani mampu menjadi destinasi wisata di Pacitan serta berpotensi besar untuk terus berkembang sebagai pusat edukasi dan seni.

Pengunjung mampu mendapatkan pengalaman edukatif dan inspiratif mengenai perjalanan hidup SBY dan Ani Yudhoyono, mulai dari masa kecil, hobi, hingga masa kepemimpinan SBY sebagai presiden.

Selain itu, konsep penempatan, penataan alur pengunjung, dan desain arsitektur yang baik menjadi daya tarik tambahan sehingga pengunjung nyaman menikmati setiap koleksi yang disuguhkan di dalamnya.

Dengan koleksi yang kaya dan program edukatif yang beragam, museum ini tidak hanya melestarikan sejarah tetapi juga menginspirasi generasi mendatang.

Ayo, kunjungi Museum SBY dan rasakan perjalanan sejarah Indonesia dari dekat!

baca juga

Penulis: Laura Silka dan Manjula Mumtaz Najla
Foto: Laura Silka

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Artikel ini dibuat oleh Kawan GNFI dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

KU
KG
Tim Editorarrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.