Pemerintah melalui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan adanya tren positif dalam pelaksanaan arus mudik Lebaran 2026.
Berdasarkan data kepolisian, jumlah kecelakaan lalu lintas tercatat mengalami penurunan sebesar 3,23 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Meskipun klaim ini disambut baik, pakar transportasi publik sekaligus Rektor Unpar, Tri Basuki Joewono, mengingatkan bahwa penilaian menyeluruh mungkin masih terlalu dini.
Namun, ia mengapresiasi adanya perubahan perilaku masyarakat yang kini cenderung melakukan perjalanan lebih terencana dan bertanggung jawab.
Menurutnya, kesadaran individu pemudik dalam menjaga keselamatan di jalan menjadi faktor krusial yang menentukan keberhasilan manajemen mudik tahun ini.
Berdasarkan data Divisi Humas Polri untuk periode 13 hingga 18 Maret 2026, tercatat telah terjadi 935 kecelakaan di seluruh Indonesia.
Insiden tersebut mengakibatkan 106 orang meninggal dunia, 196 orang luka berat, dan 1.554 orang luka ringan, dengan total kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp2,3 miliar.
Meskipun angka ini masih menjadi catatan serius, indikasi penurunan persentase kecelakaan memberikan harapan bagi perbaikan sistem transportasi nasional ke depan.
Kesadaran akan pentingnya keselamatan dan penggunaan fasilitas yang disediakan petugas di lapangan diharapkan terus berlanjut hingga arus balik nanti.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


