tiga geopark indonesia raih kartu hijau unesco - News | Good News From Indonesia 2026

Tiga Geopark Indonesia Raih Kartu Hijau UNESCO

Tiga Geopark Indonesia Raih Kartu Hijau UNESCO
images info

Tiga Geopark Indonesia Raih Kartu Hijau UNESCO


Tiga geopark Indonesia resmi mempertahankan status "green card" dari UNESCO untuk periode 2026-2029. Kabar membanggakan ini mencakup kawasan Rinjani-Lombok, Kaldera Toba, serta Ciletuh-Palabuhanratu setelah melewati evaluasi ketat standar internasional. Pengumuman tersebut disampaikan pada Selasa (07/04/2026) merujuk pada hasil sidang Dewan Geopark Global di Chili.

Status kartu hijau menandakan keberhasilan pengelolaan warisan geologi dalam aspek konservasi, edukasi, dan pembangunan berbasis masyarakat. Berdasarkan surat resmi tertanggal 27 Maret, ketiga lokasi dinilai berkontribusi besar pada mitigasi bencana serta penguatan ilmu kebumian. Capaian ini semakin memperkokoh posisi Indonesia yang kini mengelola total 12 situs unggulan dalam jejaring dunia.

Mohamad Oemar, Duta Besar RI untuk Prancis, menilai pencapaian ini sebagai bukti nyata tanggung jawab nasional.

“Pengakuan ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya memiliki kekayaan geologi yang luar biasa, tetapi juga mampu mengelolanya secara bertanggung jawab dan berkelanjutan. UNESCO Global Geopark adalah platform penting untuk memperkuat diplomasi lingkungan, edukasi publik, dan pemberdayaan masyarakat lokal secara terpadu,” jelasnya.

Ia juga menegaskan komitmen pemerintah dalam menjalankan saran perbaikan dari tim penilai.

“Rekomendasi UNESCO merupakan panduan yang sangat penting sebagai instrumen perbaikan berkelanjutan. Indonesia berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap rekomendasi tersebut, termasuk dalam penguatan tata kelola, edukasi publik, serta pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan inklusif,” tegas Oemar.

Langkah strategis ke depan mencakup optimalisasi pemanfaatan teknologi digital dan penguatan partisipasi warga lokal guna menjaga kelestarian ekosistem nusantara.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.