Sektor fesyen terus memperkokoh posisinya sebagai kategori terbesar dalam ekosistem perdagangan digital Indonesia dengan kontribusi mencapai 16 persen dari total transaksi e-commerce.
Tren belanja berbasis konten atau discovery e-commerce semakin mendominasi, di mana interaksi langsung melalui siaran video menjadi faktor penentu keputusan konsumen. Inisiatif kolaboratif antara platform teknologi kini difokuskan pada pemberdayaan desainer, kreator konten, dan pemilik jenama lokal untuk memperluas jangkauan pasar secara lebih interaktif.
Kehadiran wadah fisik yang terintegrasi dengan aktivitas digital, seperti Fashion Playground, mencatatkan dampak signifikan terhadap performa bisnis para pelaku industri. Data data internal TikTok Shop by Tokopedia menunjukkan bahwa jenama yang aktif memanfaatkan fitur siaran langsung mengalami peningkatan transaksi rata-rata hingga 86 persen
Pola konsumsi ini tidak hanya mendongkrak penjualan produk sehari-hari, tetapi juga pada segmen khusus seperti pakaian muslim dan perlengkapan olahraga yang permintaannya melonjak tajam pada momentum hari besar.
“Fesyen terus menjadi salah satu kategori dengan permintaan tertinggi. Melalui Fashion Playground, kami ingin memperkuat rantai nilai industri fesyen secara menyeluruh dan mendorong pertumbuhan jangka panjang bagi brand, desainer, hingga affiliate content creator,” ujar Cluster Leader Tokopedia and TikTok E-Commerce Indonesia, Tri Boby Candra.
Secara makro, industri fesyen memberikan dampak nyata terhadap perekonomian nasional melalui penyerapan jutaan tenaga kerja, baik di skala industri kecil maupun besar. Pertumbuhan nilai transaksi perdagangan elektronik yang terus merangkak naik menjadi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk meningkatkan daya saing.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


