PT Produksi Film Negara (PFN) (Persero) berencana mendirikan bioskop milik negara pertama yang diberi nama Sinewara. Proyek ini diinisiasi untuk mengatasi kekurangan jumlah layar bioskop di Indonesia yang saat ini dinilai tidak sebanding dengan populasi penduduk.
Direktur Utama PFN, Riefian Fajarsyah, mengatakan kehadiran Sinewara akan menjadi pilot project yang diharapkan mampu memicu pertumbuhan bisnis bioskop pelat merah di berbagai daerah melalui kolaborasi kepemilikan saham.
Pembangunan perdana bioskop negara ini akan dipusatkan di kawasan kantor PFN, Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur. Langkah ini diambil sebagai strategi BUMN untuk masuk ke sektor hilir industri perfilman, sehingga negara memiliki platform distribusi karya sinema sendiri yang lebih inklusif dan tersebar luas.
"PFN akan mendirikan bioskop negara pertama yang bernama Sinewara. Semoga ini bisa menjadi stimulan dan juga trigger untuk daerah-daerah lain ikut mengembangkan bisnis bioskop negara ini dengan cara bergabung sebagai shareholder," ujar Riefian Fajarsyah dalam rapat kerja bersama Komisi VII DPR RI.
Data internal PFN menunjukkan bahwa saat ini Indonesia hanya memiliki sekitar 505 bioskop dengan total 2.401 layar. Kondisi ini dianggap sangat minim jika dibandingkan dengan negara-negara seperti India, China, atau Amerika Serikat
Selain jumlah yang terbatas, persebaran layar di Indonesia masih sangat timpang karena 70 persen di antaranya terpusat di Pulau Jawa, sementara hanya sekitar 25 hingga 30 persen kabupaten/kota di seluruh Indonesia yang memiliki fasilitas bioskop.
Dengan target mencapai 20.000 layar di masa depan, kehadiran Sinewara diharapkan dapat mendobrak dominasi bioskop di kota-kota besar saja. Melalui ekspansi ini, PFN berupaya menciptakan pemerataan akses hiburan bagi masyarakat di berbagai pelosok daerah sekaligus memberikan ruang lebih besar bagi film-film karya anak bangsa untuk mendapatkan jam tayang yang lebih adil di jaringan bioskop milik pemerintah.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


