percepat pemulihan permukiman ribuan unit huntara mulai dibangun di aceh dan padang pariaman - News | Good News From Indonesia 2026

Percepat Pemulihan Permukiman, Ribuan Unit Huntara Mulai Dibangun di Aceh dan Padang Pariaman

Percepat Pemulihan Permukiman, Ribuan Unit Huntara Mulai Dibangun di Aceh dan Padang Pariaman
images info

Pemulihan bencana/BNPB


Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan progres penanganan darurat bencana banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat berdasarkan pemutakhiran data hingga Senin (12/1). Tercatat total korban meninggal dunia mencapai 1.189 jiwa, dengan rincian 550 jiwa di Aceh, 375 jiwa di Sumatera Utara, 231 jiwa di Sumatera Barat, serta 33 jiwa yang masih dalam proses identifikasi.

Selain dampak korban jiwa, bencana ini juga mengakibatkan 141 orang hilang dan memaksa 195.542 jiwa mengungsi, dengan Kabupaten Aceh Utara menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi tertinggi mencapai 67.876 jiwa.

Guna mempercepat langkah pemulihan, pemerintah telah menetapkan status darurat di berbagai daerah, termasuk perpanjangan status tanggap darurat di enam daerah di Provinsi Aceh serta transisi darurat di puluhan kabupaten/kota lainnya di ketiga provinsi terdampak.

Seiring dengan fase pemulihan konektivitas, BNPB memprioritaskan pemenuhan kebutuhan 270 unit jembatan bailey yang tersebar di Aceh (137 unit), Sumatera Utara (27 unit), dan Sumatera Barat (106 unit). Hingga saat ini, sebanyak 20 unit telah terpasang, 10 unit sedang dalam proses pemasangan, serta 117 unit jembatan Aramco telah dikirimkan khusus untuk wilayah Aceh.

Di Kabupaten Aceh Tengah dengan rampungnya Jembatan Bailey Jamur Ujung pada ruas jalan poros Bireuen–Takengon yang kini telah dapat dilalui kendaraan roda empat, serta perakitan rangka Jembatan Krueng Pelang yang telah mencapai progres 80 persen.

Selain itu, kegiatan normalisasi sungai di Aceh Tamiang serta pembersihan fasilitas publik di wilayah Aceh Utara terus dipercepat melalui sinergi Satgas Yonzipur 5/ABW dan tim Operasi Aman Nusa II-2025.

Pada sektor permukiman, fokus utama diarahkan pada penanganan 49.296 rumah kategori Rusak Berat (RB) dengan target usulan pembangunan 27.575 unit Hunian Sementara (Huntara). Saat ini, sebanyak 4.280 unit Huntara sedang dalam tahap pengerjaan fisik.

Di Provinsi Aceh, selain progres pembangunan yang terus berjalan, dukungan dari Danantara telah membuahkan hasil dengan telah dilaksanakannya serah terima sebanyak 200 unit hunian kepada masyarakat terdampak di sejumlah lokasi prioritas.

Capaian ini menjadi bagian penting dalam percepatan pemulihan permukiman dan pengurangan beban pengungsian pascabencana. Progres 100 persen juga telah tercapai di Blang Pandak, Kabupaten Pidie (12 unit), serta di Kecamatan Pantee Bidari, Kabupaten Aceh Timur (1 unit).

Di Provinsi Sumatera Utara, pembangunan telah mencakup 648 unit Hunian Tetap (Huntap). Di Provinsi Sumatera Barat, pembangunan Huntara juga terus dipacu di sejumlah wilayah terdampak.

Percepatan pembangunan hunian sementara di Kabupaten Padang Pariaman. Pemerintah mengakselerasi pembangunan Hunian Sementara (Huntara) Tahap I sebanyak 34 unit yang dipusatkan di Nagari Anduring, Kecamatan Asam Pulau. Pembangunan tersebut mencakup 9 unit tipe couple (18 unit hunian), 3 unit tipe barak (15 unit hunian), serta 1 unit hunian single.

Hingga pemutakhiran pada Selasa (13/1), capaian fisik secara keseluruhan telah memasuki tahap akhir. Sebanyak 7 unit telah mencapai progres 100 persen, sementara 27 unit lainnya berada di atas 50 persen. Pemasangan struktur rangka dinding dan rangka atap dilakukan pada tipe barak. Pemasangan penutup atap juga terus dikerjakan pada tipe couple dan barak.

Kemudian, pemasangan baja ringan dan GRC untuk dinding terus dipercepat. Perakitan dan pemasangan pintu serta jendela juga berjalan paralel. Rangka sekat kamar mandi dilengkapi dengan GRC dan pintu WC, dan pemasangannya terus dikejar.

Penggalian sumur untuk penyediaan air bersih serta pemasangan instalasi listrik di seluruh unit dilakukan bersamaan guna mempercepat penyelesaian seluruh Huntara.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Terima kasih telah membaca sampai di sini

đźš« AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.