Memasuki Januari 2026, proses pencairan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) dipastikan tetap berjalan stabil melalui metode transfer langsung ke rekening masing-masing penerima. Meski ada sedikit penyesuaian administrasi tahun anggaran baru di beberapa daerah, pemerintah menjamin bahwa setiap pegawai akan menerima haknya tepat waktu sehingga produktivitas layanan publik tetap terjaga dengan baik.
Terkait rencana kenaikan yang menjadi harapan banyak pihak, kemajuannya kini berada pada tahap pengkajian fiskal yang sangat mendalam. Pemerintah melalui kolaborasi antara Menteri PAN-RB dan Menteri Keuangan tengah menimbang keseimbangan antara peningkatan kesejahteraan ASN dengan kekuatan APBN 2026. Langkah ini diambil agar kebijakan kenaikan gaji nantinya benar-benar didukung oleh ketersediaan dana negara yang sehat sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi daya beli para pegawai di seluruh penjuru tanah air.
"Masalah penyesuain gaji ASN 2026 masih dalam proses pengkajian karena perumusannya membutuhkan pertimbangan dari kesiapan fiskal negara, kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dan prioritas belanja pemerintah di tahun berjalan," ungkap Menteri PAN-RB Rini Widyantini.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


