Proses pembersihan sisa konstruksi monorel yang terbengkalai di kawasan Kuningan mulai dilaksanakan. Dinas Perhubungan DKI Jakarta memastikan tidak ada penutupan jalan secara total selama pengerjaan berlangsung karena seluruh aktivitas pembongkaran digeser ke jam operasional malam.
Meskipun akses utama tetap dibuka, petugas melakukan pengalihan arus lalu lintas di jalur lambat secara terbatas sesuai dengan titik pilar yang sedang dikerjakan. Jadwal pembongkaran diatur secara ketat mulai pukul 23.00 hingga 05.00 WIB sehingga pada pagi hari seluruh ruas jalan dapat kembali digunakan secara normal. Dengan estimasi penyelesaian satu tiang dalam satu malam, koordinasi antar-instansi diperkuat guna memastikan area kerja bersih dari puing bangunan sebelum jam sibuk dimulai.
"Untuk pembongkaran tiang monorel akan dilakukan malam hari sehingga tidak dilakukan penutupan jalan. Kita mulai jam 23.00 sampai dengan pukul 05.00. Pagi hari tidak ada pekerjaan pembongkaran," ujar Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo.
Rangkaian pengerjaan yang ditargetkan rampung pada September 2026 ini akan dilanjutkan dengan revitalisasi kawasan secara menyeluruh. Selain menghilangkan struktur beton yang mangkrak, pemerintah daerah berencana memperlebar trotoar serta memperbarui sistem penerangan jalan umum di sepanjang koridor tersebut
Penataan ini diharapkan mampu memberikan wajah baru bagi salah satu jalan protokol paling padat di Jakarta sehingga memberikan kenyamanan visual serta keamanan bagi seluruh pengguna ruang publik.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


