PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mulai memetakan proyeksi pergerakan pemudik menjelang masa angkutan Lebaran 2026. Berdasarkan analisis tren tahunan, volume penumpang melalui jalur laut diperkirakan akan mengalami pertumbuhan di kisaran 10 hingga 20 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Kenaikan ini didorong oleh tingginya antusiasme mobilitas masyarakat serta efektivitas berbagai program insentif seperti tiket gratis dan diskon tarif. Untuk memastikan kelancaran operasional, posko angkutan lebaran direncanakan mulai dibuka pada akhir Februari, mengikuti estimasi awal Ramadan yang jatuh pada pertengahan bulan tersebut.
Belajar dari tahun 2025 yang melayani lebih dari 2,2 juta orang tanpa kejadian menonjol, ASDP berencana menyiagakan ratusan kapal penyeberangan serta kapal navigasi negara untuk menjangkau wilayah terpencil sehingga seluruh lapisan masyarakat terlayani.
"Kami memproyeksikan kenaikan jumlah penumpang tetap terjadi di angka 10 hingga 20 persen sehingga penyediaan armada kapal harus benar-benar siap. Strategi pembukaan posko 15 hari sebelum dan sesudah Idulfitri akan kami terapkan kembali untuk memantau arus secara berkala," jelas Senior General Manager Regional III PT ASDP Indonesia Ferry, Lutfi Pratama Adi Subarkah.


