masyarakat puas dengan layanan transportasi libur natal 2025 dan tahun baru 2026 - News | Good News From Indonesia 2026

Masyarakat Puas dengan Layanan Transportasi Libur Natal 2025 & Tahun Baru 2026

Masyarakat Puas dengan Layanan Transportasi Libur Natal 2025 & Tahun Baru 2026
images info

Masyarakat Puas dengan Layanan Transportasi Libur Natal 2025 & Tahun Baru 2026.


Layanan transportasi pada masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) menuai apresiasi positif dari publik. Berdasarkan hasil survei Pusat Studi Transportasi dan Logistik Universitas Gadjah Mada (Pustral UGM), Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) menyentuh angka 87,43 dari skala 100, yang menempatkan kualitas layanan tahun ini dalam kategori “Sangat Puas”.

Ketua Tim Kajian Pustral UGM, Zudhy Irawan, mengungkapkan bahwa survei ini melibatkan 9.999 responden di 26 provinsi. Sebanyak 90,9 persen responden memberikan penilaian positif, dengan indikator utama meliputi kesiapan prasarana, sarana, manajemen transportasi, hingga kejelasan kebijakan pemerintah di lapangan.

“Hasil ini merupakan refleksi dari koordinasi intensif antar-instansi dalam memastikan kelancaran arus mudik dan balik Nataru. Capaian angka 87,43 ini bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari kerja keras kolaborasi lintas sektor,” ujar Zudhy di Yogyakarta, Selasa (6/1).

Masifnya pergerakan 119,5 juta orang selama periode ini juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Analisis Pustral UGM memperkirakan perputaran uang mencapai Rp40,29 triliun, yang terbagi rata antara sektor transportasi dan non-transportasi seperti konsumsi serta pariwisata di daerah tujuan.

“Dari analisis yang dilakukan, hasil survei menunjukkan adanya potensi dampak ekonomi sebesar Rp40,29 triliun, yang terdiri dari Rp20,32 triliun dari sektor transportasi dan Rp19,98 triliun dari sektor non-transportasi,” imbuh Zudhy.

Meski meraih skor tinggi, tim kajian tetap memberikan sejumlah rekomendasi strategis untuk evaluasi mendatang. Beberapa poin penting di antaranya adalah evaluasi harga tiket pesawat, penanganan keterlambatan (delay), perluasan program mudik gratis, hingga penguatan sistem reservasi digital pada layanan penyeberangan (ASDP) untuk mengurai antrean di pelabuhan.

 

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

Terima kasih telah membaca sampai di sini

🚫 AdBlock Detected!
Please disable it to support our free content.