Bank Indonesia (BI) melakukan peluncuran awal (soft launching) layanan pembayaran Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) lintas negara antara Indonesia dan China
Melalui kerja sama ini, masyarakat Indonesia yang berada di China dapat melakukan transaksi pembayaran secara langsung menggunakan QRIS, begitu pula sebaliknya.
Kerja sama ini merupakan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia dan bank sentral China (People’s Bank of China/PBoC).
Selama masa uji coba yang telah berlangsung sejak Agustus 2025 lalu, layanan ini mencatatkan animo yang sangat positif dari para pengguna.
Transaksi masuk (inbound) dari masyarakat China di Indonesia tercatat mencapai 1,64 juta transaksi dengan nilai nominal mencapai Rp556 miliar.
“Angka transaksi menunjukkan adanya permintaan yang kuat dan kami yakin bahwa volume ini akan terus tumbuh menyusul pelaksanaan soft launching pada hari ini,” ujar Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta, Kamis (30/4).
Sementara itu, transaksi keluar (outbound) yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia di China selama masa uji coba tercatat menyentuh 8.000 transaksi dengan akumulasi nilai Rp6,4 miliar. Saat ini, sistem pembayaran tersebut masih terbatas untuk penggunaan aplikasi dompet digital Alipay.
Peluncuran resmi (grand launching) layanan QRIS lintas batas ini dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 mendatang di Shanghai.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


