Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sedang menyiapkan regulasi terkait diskon tiket pesawat lebaran tahun 2026. Berbeda dengan skema sebelumnya pada Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), kali ini Pajak Pertambahan Nilai (PPN) tiket pesawat 100% ditanggung penuh oleh pemerintah.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, seperti yang dikutip dari laman kompas.com menyebutkan diskon tiket pesawat lebaran 2026 diperkirakan sekitar 17—18%. Selain tiket pesawat, terdapat berbagai diskon tiket transportasi lainnya, seperti kereta api. Bahkan, diskon untuk tarif jalan tol juga tengah dipersiapkan.
Program ini menjadi strategi pemerintah dalam merespons tingginya minat masyarakat pada momen lebaran. Melalui berbagai diskon tersebut, diharapkan dapat meningkatkan mobilitas, menekan tingkat kemacetan di jalan, dan mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
Airlangga Hartarto menargetkan kebijakan diskon transportasi untuk lebaran tahun 2026 akan rampung pada Senin (9/2/2026) depan. Sebelumnya, penerapan kebijakan ini pada momen Nataru berhasil menunjukkan capaian yang positif. Dikutip dari situs antaranews.com, diskon tiket pesawat pada Nataru sebesar 13–14% berhasil melampaui target jumlah penumpang dari 3,5 juta menjadi 3,7 juta orang.
Tidak hanya diskon transportasi, pemerintah juga akan memberikan dukungan lain untuk masyarakat dalam bentuk bantuan sosial (bansos). Bantuan yang diberikan dalam bentuk beras dan minyak goreng. Program ini diharapkan dapat menjadi solusi dari inflasi bahan pokok yang rentan terjadi saat momen ramadan dan lebaran.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


