Kementerian Ketenagakerjaan menyiapkan program pelatihan vokasi nasional dengan target sasaran mencapai 220.000 peserta pada paruh kedua tahun ini.
Pelaksanaan agenda penyerapan tenaga kerja produktif tersebut digulirkan sebagai tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dalam paket stimulus ekonomi semester kedua.
"Dengan target kita fokus itu adalah lulusan SMA/SMK dan 50.000 orang adalah untuk mereka yang terkena PHK," ujar Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli.
Kementerian Ketenagakerjaan tengah mematangkan persiapan teknis agar distribusi kepesertaan serta penempatan jenis profesi magang berjalan lebih merata dibanding periode sebelumnya. Skema pelatihan dan kemitraan industri ini ditargetkan dapat berjalan aktif secara serentak mulai bulan Juli mendatang.
Berdasarkan data evaluasi performa program pada tahun sebelumnya, tingkat kepuasan peserta maupun penyedia lowongan kerja sama-sama menembus angka delapan puluh empat persen.
Pemerintah mencatat sekitar tiga puluh persen dari total alumni pemagangan berhasil mendapatkan tawaran ikatan kontrak kerja langsung dari pihak perusahaan mitra setelah masa program berakhir.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


