Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, mengatakan bahwa volume ketersediaan stok cadangan beras pemerintah (CBP) di seluruh wilayah domestik berada dalam kondisi aman dan melimpah.
Berdasarkan basis data Bulog, kekuatan logistik pangan nasional saat ini ditopang oleh akumulasi stok di gudang Perum Bulog yang menyentuh angka 5,3 juta ton hingga awal Juni 2026.
Guna menampung total muatan tersebut, otoritas mengambil langkah taktis dengan menyewa ruang penyimpanan tambahan berkapasitas 2,3 juta ton di luar fasilitas reguler.
"Semua gudang kita penuh dengan beras sekarang ini. Stok sekarang 5,3 juta ton. Kemampuan gudang kita 3 juta ton. Kita sudah sewa 2,3 juta ton dan ini tertinggi selama merdeka," ujar Kepala Badan Pangan Nasional sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, di Jakarta.
Performa sektor agraria domestik ini turut divalidasi oleh lembaga internasional melalui penerbitan laporan Rice Outlook dari United States Department of Agriculture (USDA).
Dalam rilis tersebut, Indonesia ditempatkan sebagai salah satu negara dengan akselerasi pertumbuhan produksi beras tahunan paling progresif di dunia dengan capaian total output menembus lebih dari 30 juta ton.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


