Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta menjalin kerja sama strategis dengan International College Maejo University, Thailand guna memperkuat jejaring global serta meningkatkan kualitas riset dan publikasi ilmiah di tingkat internasional.
Kerja sama penelitian tersebut diperkuat melalui penandatanganan dokumen perjanjian (Memorandum of Agreement/MoA) yang berlangsung di Chiang Mai, Thailand.
Melalui kemitraan ini, kedua universitas berkomitmen untuk bersama-sama menjawab berbagai tantangan global yang berkembang di sektor agribisnis. Penelitian diarahkan pada isu-isu seperti penguatan ketahanan pangan serta penerapan sistem pertanian berkelanjutan.
“Kolaborasi ini bukan hanya memperluas jejaring internasional, tetapi juga menjadi langkah konkret untuk meningkatkan kualitas riset dan publikasi ilmiah,” ujar Dekan Fakultas Peternakan UGM Prof Budi Guntoro, Minggu (3/5).
Implementasi dari kerja sama ini akan didukung oleh pendanaan melalui skema hibah IJRA Equity UGM. Ketersediaan dukungan finansial ini diharapkan dapat mempermudah para peneliti dalam melakukan eksplorasi ilmiah serta mempercepat penyelesaian proyek penelitian bersama.
Terdapat sejumlah capaian strategis yang ditargetkan oleh kedua belah pihak melalui MoA ini. Beberapa di antaranya meliputi peningkatan kuantitas dan kualitas publikasi pada jurnal ilmiah bereputasi, penguatan riset kolaboratif lintas negara, serta percepatan pertukaran keahlian antar-peneliti.
Selain memberikan dampak positif dari sisi akademik, program internasionalisasi perguruan tinggi ini dirancang agar dapat memberikan manfaat praktis bagi publik. Hasil riset bersama tersebut diharapkan mampu melahirkan inovasi yang dapat diaplikasikan langsung oleh para peternak dan petani di lapangan.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


