Kepulauan Seribu mengukuhkan posisinya sebagai primadona wisata bagi warga Jabodetabek dalam mengisi momentum libur panjang Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili.
Berdasarkan data Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Sudin Parekraf) Kepulauan Seribu, wilayah kepulauan di utara Jakarta ini telah menyerap ribuan kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik. Lonjakan ini terpantau sejak akhir pekan lalu sehingga memberikan dampak ekonomi positif bagi pelaku industri pariwisata lokal.
Tercatat sebanyak 3.524 wisatawan menyambangi wilayah tersebut pada periode 14-16 Februari 2026. Angka ini diprediksi masih akan terus bergerak naik seiring dengan sisa masa libur yang dimanfaatkan masyarakat untuk menikmati panorama bentangan pasir putih dan jernihnya air laut di pulau-pulau pemukiman maupun pulau wisata.
“Jumlah kunjungan wisatawan masih akan terus bertambah bersamaan dengan libur Imlek. Tren ini membuktikan pulihnya minat masyarakat terhadap wisata bahari di ibu kota,” jelas Kepala Sudin Parekraf Kepulauan Seribu, Sonti Pangaribuan.
Distribusi wisatawan terpantau mengalir melalui tiga pintu masuk utama. Dermaga Muara Angke masih memegang posisi sebagai titik keberangkatan terpadat dengan melayani 2.302 penumpang. Sementara itu, Dermaga Marina Ancol mencatat 736 penumpang yang didominasi wisatawan tujuan pulau resor, diikuti oleh Dermaga Tanjung Pasir dengan 486 orang.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


