Proyek LRT Jakarta Fase 1B Velodrome–Manggarai mencatatkan kemajuan krusial dengan tersambungnya jalur layang di atas Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono. Pemasangan bentang girder sepanjang 120 meter tersebut berhasil diselesaikan pada 9 Januari 2026 tanpa mengganggu arus lalu lintas tol yang padat. Keberhasilan teknis ini membuat jalur fisik LRT kini telah terhubung dari Kelapa Gading hingga kawasan Jalan Pramuka.
Pengerjaan di titik sulit ini menggunakan metode balanced cantilever untuk membangun struktur dari dua sisi hingga bertemu di tengah secara presisi. Teknik ini dipilih guna meminimalkan hambatan pada jalan tol aktif di bawahnya sehingga konstruksi tetap berjalan lancar meski berada di area dengan mobilitas tinggi. Tersambungnya jalur ini merupakan capaian penting dalam menghubungkan wilayah Jakarta Utara menuju pusat kota.
"Perlintasan di atas Jalan Tol Ir. Wiyoto Wiyono merupakan salah satu titik kritikal pada lintasan LRT Jakarta Fase 1B. Kami bersyukur proses penyambungan dapat diselesaikan sesuai rencana," ungkap Direktur Teknik dan Pengembangan Jakpro, Dian Takdir.
Hingga akhir tahun lalu, progres pembangunan LRT Jakarta Fase 1B telah mencapai 89,22 persen dengan pengerjaan rel sepanjang 4,7 kilometer. Fokus utama saat ini beralih pada penyelesaian detail arsitektural dan sistem kelistrikan di beberapa stasiun strategis seperti Stasiun Pramuka BPKP hingga Manggarai. Pembangunan infrastruktur pendukung terus dipercepat guna mengejar target kesiapan operasional dalam waktu dekat.
Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News


